Bukanlah Kejahatan Kalau Kau Suka Jengkol

mengupas jengkol mengupas jengkol mengupas jengkol

mengupas jengkol

Jujur, saya suka jengkol. Terutama jengkol yang di semur. Meskipun suka, tapi klo dikasih jengkol mentah saya ogah.

Klo menurut saya, jengkol mentah itu rasanya lebih gila daripada yang dimasak terlebih dahulu. Rasa yang saya maksud adalah seperti rasa masam yang mendesir-desir membuat air liur di kedua pipi mengalir deras. Seperti rasa masam pada jeruk nipis, tapi beda.

Orang sunda menyebut perasaan tersebut dengan nama “kohal”.

Mungkin kebanyakan manusia saat ini menghindari jengkol dengan berbagai macam alasannya. Akan tetapi, satu hal yang perlu semua orang tahu. Bukanlah kejahatan klo ku suka jengkol. Bau tapi ingin. Ingin tambah lagi, jengkolnya.

4 comments

  1. irine · November 8, 2011

    berburu jengkoll yuuk Ung…di jogja ada warung nasi uduk pake jengkol maknyuuusss…hehehhe

  2. 'Ne · November 8, 2011

    tenang aja.. makanlah jengkol sepuasnya selagi jengkol belum diharamkan😆

    *dan gak dosa juga kalo saya sama sekali gak doyan jengkol😀

  3. Asop · November 8, 2011

    Waaaah saya sih suka pete! Hyahahaha pete itu nikmat!😆
    Digoreng, direbus, dibakar, semua enak!😆

  4. Desita Hanafiah · November 9, 2011

    heheh sok atuh didukung, terus mengkonsumsi Jengkol🙂,
    saya idem sama Kang Asop, sukanya pete, apalgi pete mudah yang dibakar, nikmat pisan🙂
    Salam Kenal.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s