Terima Kasih *Anak Lelaki Teman Batman

Bicara tentang makan, siapa sih yang ga butuh makan. Begitu pula dengan para satwa peliharaan mini Zoo KRUS, mereka juga butuh makan. Setiap harinya, para satwa di mini zoo KRUS membutuhkan makan sekurang-kurangnya tiga kali sehari.

Namun pada prakteknya, mendapatkan jatah makan dua kali sehari saja sudah bisa dikatakan lumayan dan mendingan. Kondisi yang pas-pasan ini memang ditenggarai oleh keterbatasan anggaran dana untuk pakan satwa. Untungnya, keterbatasan pakan tersebut sedikitnya bisa ditutupi melalui kerjasama dengan pihak luar yaitu salah satu supermarket di Samarinda (sebut saja *anak lelaki teman batman).

unfolder 2 021

Dan di suatu sore, dengan mobil pick-up operasional KRUS yang sudah cukup mengkhawatirkan, beserta beberapa ember di belakangnya, kami (saya dan pak Dirman selaku Animal Keeper)  berangkat menuju *anak lelaki teman batman. Tidak butuh perijinan yang meribetkan, kedatangan kami langsung disambut dengan beberapa boks-boks yang siap untuk diangkutpindahkan ke dalam ember.

unfolder 2 023

unfolder 2 032 unfolder 2 038 unfolder 2 090

unfolder 2 104Pertunjukkan belum usai. Meskipun ember sudah penuh dengan berbagai macam makanan, ternyata tidak semuanya bisa langsung digunakan. Sisa-sisa produk reject tersebut terlebih dahulu harus kami pilah. Beberapa diantaranya memang sudah layak disebut sebagai sampah. Sedangkan beberapa lainnya masih bisa digunakan setelah dibersihkan dan dibuang bagian-bagian yang tidak laik.

Hasil pemilahan yang didapat cukup beragam, mulai dari sayur-sayuran, buah-buahan hingga daging. Dari satu ember besar tersebut, hanya sepertiga saja yang bisa kami katakan layak diberikan kepada satwa. Tidak banyak memang, tapi cukuplah sebagai pakan tambahan.

unfolder 2 108 unfolder 2 110
unfolder 2 113 unfolder 2 114

Sebenarnya sampah-sampah reject tersebut bisa mencukupi seandainya diambil setiap hari dan melibatkan kerjasama dengan beberapa perusahaan yang senada. Sayangnya, hal tersebut belum sepenuhnya bisa terlaksana. Entah apa kendalanya.

“Mungkin kita tak pernah sadar bahwa makanan yang ada di muka bumi ini ternyata melimpah ruah. Yang membatasi kita hanyalah tiket masuk untuk mendapatkannya sebelum tanggal kadaluarsa tiba.”

4 comments

  1. Azzam Kafie · Agustus 12, 2011

    Kasian.. moga dengan tulisan ini banyak makanan yang dateng deh.., saya pasang linkmu di BLog ku yah.

  2. Putri Rizkia · Agustus 13, 2011

    Seneng dech liat kamu kembali bercerita..
    smoga someday.. kalau aku tugas ke kalimantan lagi
    bisa sampai ke tempat kamu ya..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s