Sick

Dua tahun lamanya saya memutuskan untuk menghindari makanan hewani. Lalu tiba tiba saya ingin berhenti.

Alasannya sederhana saja, karena sudah cukup.

Tapi ternyata semuanya tidak berjalan mudah. Begitu saya mulai kembali pada pola konsumsi semua boleh makan, tubuh saya malah menolaknya. Cuma gara gara semangkuk bakso badan saya langsung lunglai, ditambah lagi sakit migrain di bagian belakang kepala yang tidak berhenti henti selama tiga hari.

Saya belum pernah sakit seperti ini sebelumnya. Paling banter ingusan pleus koreng. Ditambah rasa kekhawatiran yang berlebihan, akhirnya saya memutuskan untuk berobat ke rumah sakit spesialis syaraf.

BPJS yang sudah setengah tahun berjalan saya abaikan fungsinya. Kepala saya sudah cukup pusing, apalagi jika harus ditambah dengan antrian panjang dan beragam formulir ini itu sebagai prasyarat. Maklumi sajalah, saya kan kelas menengah ngehek. Sok merasa mampu, tapi pucat pas tagihan obat ternyata bisa untuk makan di warteg 20 kali.

Diagnosa awal dokter hanya menanyakan keluhan sakit, cek detak jantung, serta beberapa rabaan di bagian perut dan pundak. Sehabis itu, dia tidak banyak tanya hanya memberikan lembar kertas pengantar cek uji darah serta resep obat.

Kolesterol, trigliserida, dan widal, begitulah isi surat pengantar uji darah.

Sebenarnya saya ingin banyak tanya mengenai keluhan sakit yang saya rasakan. Tapi apapun jawabannya sepertinya tak akan memuaskan tanpa hasil lab.

Keesokan harinya, untuk pertamakalinya darah saya disedot. Saya tidak berani lihat, bukan karena takut tapi ngilu aja. Tapi klo nonton film sadis biasa aja. Aneh emang. Dan lebih anehnya lagi, hasil lab baru bisa diambil keesokan harinya lagi. Ah sungguh waktu yang sangat lama sekali untuk sehat. Nasib berobat di RSUD sepertinya memang butuh kesabaran.

Keesokannya, dengan hasil lab yang sudah saya ambil sedari pagi saya harus mengulang rutinitas yang sama seperti hari pertama berobat. Daftar lagi  sebagai pasien baru (it’s mean money again). Menunggu antrian panggilan. Cek tensi oleh asisten dokter. Lalu menunggu panggilan kembali untuk konsul langsung dengan dokternya.

Lah dokternya kok beda.

Dia cuman lihat kondisi saya berdasarkan kartu catatan medis sebelumnya dan juga hasil lab. Terus dia bilang,

“kolesterol naik,” sambil menunjukkan angka 231 pada kertas hasil lab.

“juga gejala tipes,” lagi lagi sambil menunjukkan angka pada S. Thypii BH 1/320

Terus saya tanya perihal migrain, jawabannya karena kolesterol.

Dia lalu menuliskan beberapa resep obat, lumayan banyak. Saking banyaknya saya ga mau tebus resep tersebut, karena setelah saya cek di apotek ternyata biayanya ternyata hampir 700ribu.

Bukannya saya tidak mampu, tapi saya emang ngehe aja. Daripada saya beli obat yang mahalnya nabilah, mending saya mengatur pola konsumsi  supaya teratur dan bebas kolesterol. Intinya, saya harus kembali ke pola konsumsi selama dua tahun terakhir.

Daripada saya makan enak sejam, sakitnya seminggu.

Say Hi again to Meat and Chicken, sekarang kita temenan lagi.

5 comments

  1. Felly · Mei 25, 2015

    welkom back!😀 Jadi selective omnivore aja kek gue.
    kadang merasa bersalah sih sehabis makan non – plant food but oh well

    • Ismail Agung · Mei 25, 2015

      asli fel, ane kaget pas tiba tiba dibilang kolesterol ama dokter.. semangkuk bakso yang jahat!

      • Felly · Mei 25, 2015

        Selamat datang yaa ke dunia umur 30an😀 Temen yg seumuran gue juga byk yg udah kolesterol, asam urat, stroke dll. Banyakin olahraga, jangan terlalu byk begadang dan makan yg sehat seimbang aja lah. Yang penting gaya hidup sehat. GWS, Gung!

      • Ismail Agung · Mei 25, 2015

        beuh… harus cepet cepet cari pasangan. biar bisa olahraga

      • Felly · Mei 25, 2015

        Wkwkwkwwkwk😀😀😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s