Kesempatan Kedua Untuk Berbagi Hati

DSC00094

Waktu menunjukkan pukul tujuh malam.

Saya dan asisten saya Yanto berjalan dalam kegelapan sunyi hutan. Tak ada bulan dan bintang, langit begitu sendu memandu kami menuju pohon tidur Nancy.

Begitu sampai di lokasi yang kami tuju, semua tim monitoring yang selama sehari penuh memantau pergerakan Nancy duduk lemas. Mereka masih saja bisa tertawa menceritakan perjuangan yang telah dilalui sambil menahan lapar dan haus. Saya tak pernah menyangka jika Nancy akan pergi sejauh 1 km dari kandang habituasi tempat awal di mana dia keluar dan memutuskan untuk meninggalkan Moli, kekasih hatinya.

Tepatnya tak ada yang menyangka jika Nancy begitu lincahnya bergerak dari satu pohon ke pohon lainnya, layaknya owa liar bergerak menjauhi orang orang yang mengikutinya.

Yang menjadi perhatian kami saat ini adalah memikirkan cara supaya Nancy kembali ke lokasi kandang habituasi dan berkumpul lagi bersama pasangannya Moli. Memang melepasliarkan Nancy di habitatnya adalah tujuan dari program konservasi, namun membiarkan ia bergerak dan berpisah sendirian justru mengurangi potensi untuk mereka beregenerasi dan menambah populasi kehidupan owa jawa di alam. Jika memang mereka harus hidup bebas, kami ingin mereka bebas bersama pasangannya menempuh hidup baru.

Di saat gelap adalah situasi terbaik untuk mencoba menangkap Nancy dari pohon tidur lalu membawanya turun kembali ke kandang habituasi. Tapi usaha ini tak mudah. Sebagai owa binaan rehabilitasi, Nancy justru sudah menunjukkan karakter owa sejati. Ia memilih pohon tidur yang aman dari serangan predator. Maklum saja, dulu selama masih di rehabilitasi Nancy pernah kabur dari kandangnya. Sepertinya dari kejadian itu dia belajar banyak.

DSC00084

Setelah melalui diskusi, akhirnya kami mengurungkan niat untuk me-rescue Nancy pada malam hari dan memutuskan mencoba untuk mengiring Nancy supaya turun ke arah kandang esok pagi. Terlalu sulit memang untuk memanjat mendekati pohon tidur Nancy, apalagi menggiringnya supaya turun sedikit ke percabangan yang mudah dijangkau.

Ketika pagi tiba, tim monitoring sudah bersiaga memanjat pohon pohon. Menghadang pergerakan Nancy agar tidak pindah ke pohon yang semakin jauh dan mengiring ia supaya kembali turun ke arah kandang. Bukan hal yang mudah untuk turun naik pohon sembari mengiring owa yang bergerak lincah di pepohonan. Butuh keberanian dan keahlian tinggi, beruntung saya memiliki tim monitoring yang berani dan pandai memanjat pohon.

Sedikit demi sedikit Nancy mulai bergerak turun. Perjalanan turun Nancy cukup terbantu oleh suara Moli yang merespon keramaian saat menggiring Nancy. Suara panggilan dari Moli bagaikan arah kompas kemana Nancy harus bergerak.

DSC00102

Menjelang tengah hari, akhirnya Nancy tiba juga di sekitar area kandang. Dari sudut kandang, Moli memperhatikan kehadiran Nancy dari arah lembah. Lagi lagi Moli memberikan panggilan yang menyadarkan Nancy agar ia bergerak ke arah suara Moli berasal.

Secepat kilat Nancy naik ke arah kandang, meninggalkan orang orang yang sedari pagi mengejar. Pintu kandang dibuka, dan Moli mendapatkan kesempatan untuk keluar dan menyambut kehadiran Nancy. Tapi bukan itu yang terjadi, Nancy menghindar dari Moli seolah dia marah. Gelagat kemarahan Nancy cukup terlihat saat dia menunjukkan sikap dengan membelakangi Moli.

Nancy akhirnya mau masuk ke dalam kandang ketika Moli menjauh dari pintu masuk. Tak berapa lama setelahnya, Moli pun ikut masuk. Di dalam kandang, tampak jelas bahwa Nancy menjaga jarak dari Moli. Ah ternyata owa betina juga sensitif sama kelakuan si jantan yang sok cuek.

Meskipun pada akhirnya mereka marahan, yang terpenting mereka bisa berkumpul kembali. Mudah mudahan besok sudah baikan lagi.

 

Klo kamu jadi si Nancy, kamu bakal marah juga ga?

  • Marah dong! KZL KZL KZL..
  • Bentar doang, paling 3 hari habis itu becanda lagi.
  • Pokoknya putus!!!

 

Thanks to all Timon Oja, atas kegigihan dan perjuangannya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s