terarium pekerjaan

Saya tengah mengalami sindrom bosan dalam pekerjaan. Bukan pada monyetnya, tapi pada sistem, koordinasi, karir, dan visi ke depan. Hal hal tersebut menjadi pemicu ketidaknyamanan dalam menjalani rutinitas kerja saya yang terlihat monoton dari hari ke hari.

Saya paham, rasa bosan dalam pekerjaan adalah hal yang lumrah terjadi pada setiap orang. Terutama setelah fase satu tahun terlewati. Terkadang kita membutuhkan suatu tantangan yang baru yang menjadi alasan kenapa saya harus bekerja.

Tidak seperti asisten atau rekan kerja saya yang sudah berkeluarga. Saya single dan wajar jika pikiran saya menginginkan suatu pekerjaan yang lebih memperkuat karakter saya. Bukan berserah diri dengan kondisi atau zona nyaman untuk menyokong kebutuhan kebutuhan primer. Saya butuh ilmu, skill, karakter, wawasan yang menjadikan saya pribadi dengan integritas kuat. Nyatanya saya malah terkurung dalam terarium pekerjaan yang menjauhkan saya dari itu semua.

*tulisan lama yang tidak pernah di-publish dan tidak diselesaikan. Sengaja di-publish sesuai tanggal terakhir tulisan disimpan.

**self reminder

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s