Bercerita tentang Owa

Pagi ini di awal bulan Juni saya diminta oleh salah seorang guru dari Sekolah Alam Gaharu untuk memberikan sedikit penjelasan mengenai sosok primata endemik khas Jawa yaitu Owa Jawa.

Sebenarnya pertemuan saya dengan rekan rekan Guru Sekolah Alam Gaharu sudah lebih dari 3 bulan yang lalu saat mereka sedang melakukan survei lokasi untuk kegiatan family gathering. Pada pertemuan tersebut, secara kebetulan saya berbincang bincang dengan bapak Handoko selaku guru mengenai program Owa yang sedang saya kerjakan di Gunung Puntang.

Mungkin pak Handoko tertarik dengan cerita owa yang sampaikan, mungkin juga sebenarnya saya tertarik dan secara sukarela bersedia jika mereka melakukan kegiatannya di sini dengan senang hati saya berbagi kisah mengenai Owa Jawa.

Bagi sekolah alam Gaharu ini adalah hal baru, bagi saya ini adalah kesempatan besar untuk menyebarluaskan informasi penyadartahuan satwa liar kepada masyarakat. Dalam hal ini, edukasi satwa liar kepada masyarakat di setiap kesempatan adalah tanggung jawab yang harus bisa saya lakukan.

P6010064

Pada saat kesempatan bercerita dimulai, saya sempat kehilangan kata kata. Maklum saja, peserta yang saya hadapi adalah anak anak TK yang masih polos dan luar biasa tinggi imajinasinya. Namun jauh jauh hari pak Handoko sudah meyakinkan saya bahwa informasi yang saya sampaikan bukan semata pengalaman yang akan didapat siswa, melainkan juga para orangtua.

Sebanyak kurang lebih 35 adik adik yang hadir, didampingi oleh kedua orangtuanya. Memang, bisa saja saya bercerita layaknya mengobrol dengan teman sebaya, namun saya harus pandai pandai memilah kata untuk menyampaikannya dengan tepat agar lebih mudah dipahami.

Tidak banyak cerita yang saya sampaikan tentang apa itu Owa Jawa. Saya lebih banyak bercerita mengenai kehidupan keluarga Owa yang baru saja kami lepaskan dua bulan lalu, Jowo-Bombom-Yani-Yudi. Berbicara tentang kehidupan owa, saya selalu menekankan tentang sebuah keluarga yang saling melindungi satu sama lain. Tentang Jowo yang selalu maju paling depan bila ada ancaman dari luar. Tentang Bombom yang penuh kasih sayang merawat Yudi. Tentang Yani yang belajar mengeksplorasi hutan. Tentang Yudi yang senang bermain. Dan tentang mereka semua yang sangat peduli kepada si kecil Yudi ketika menjerit ketakutan.

Tentu saja ikatan sebuah keluarga owa bukanlah bumbu pemanis cerita, itu adalah kisah nyata yang saya saksikan setiap hari. Dan saya merasa bahwa kehidupan keluarga owa adalah pesan moral bagi kita, untuk saling melindungi, menjaga dan mengasihi dalam keluarga.

Di akhir sesi, pihak sekolah menyuruh saya untuk memberikan pertanyaan kepada semua peserta. Bagi yang bisa menjawab, mereka akan mendapatkan hadiah yang sudah disediakan. Awal awal saya bercerita, saya pikir mereka tidak terlalu memperhatikan karena terlalu sibuk makan siang. Namun setelah beberapa kuis soal yang saya berikan bisa terjawab semua, setidaknya apa yang saya sampaikan bisa dicerna dengan baik. Termasuk menirukan suara Owa.

P6010065

Masih banyak hal yang sebenarnya ingin saya sampaikan mengenai Owa Jawa. Entah kenapa saya mengalami kebuntuan kata. Usai bercerita saya tetap berharap bahwa akan ada kesempatan lain yang bisa saya lakukan untuk berbagi kepedulian ini. Mudah mudahan harapan saya ini disambut baik oleh pihak sekolah dengan mengundang saya untuk memberikan materi di dalam kelas ke depannya.

Dan harapan saya yang paling besar, semoga apa yang saya sampaikan kali ini bisa menjadi pengalaman berharga bagi kelestarian owa jawa.

Amin.

P6010069

Terima kasih Sekolah Alam Gaharu

4 comments

  1. haris · Juni 8, 2014

    bagoees om, tlg itu lain kali mandi dulu sblm ngedukasi..😀

  2. ahsanti arriani · Oktober 25, 2014

    Alhamdulillaaah…..Sekolah Alam Gaharu juga senang bisa mendapatkan ilmu tentang Owa dari kak Agung. Kami masih terkesan dengan cerita kak Agung mengenai Owa di Gunung Puntang itu. Kak Agung kapan bisa main ke Sekolah Alam Gaharu? kami tunggu ya…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s