Aom dan Regina

Aom dan Regina

Aom adalah Owa Jawa hasil penyitaan dari daerah Banjaran, Kabupaten Bandung, dan Regina adalah Owa Jawa betina kelahiran kebun binatang Inggris. Mereka berdua dalam kondisi sehat tanpa catatan riwayat penyakit. Dan perjodohan mereka berdua baru dimulai minggu lalu.

Di hari pertama Regina dipindahkan ke kandang Aom, ia tampak sangat takut sekali. Regina takut bukan karena wajah Aom yang seperti Drakula dengan gigi taring yang menyembul keluar, melainkan karena shock dan stress pasca pemindahannya ke kandang baru yang melibatkan banyak orang.

Di tempat barunya, Regina cenderung menghabiskan waktu bersembunyi di dalam tempat tidurnya yang berupa kotak kayu.

Esok harinya, Regina mulai berani keluar dari persembunyiannya untuk makan. Dan di pagi itu pula, Regina dan Aom mulai berinteraksi.

Melihat interaksi Aom dan Regina menurut saya sangat amazing. Mereka baru saja dipersatukan kemarin, dan paginya mereka tidak tampak asing satu sama lain.

Meskipun mereka ditempatkan dalam satu kandang, mereka berdua dipisahkan oleh sekat kawat ditengahnya. Sekat tersebut dipasang untuk menghindari kemungkinan agresivitas salah satu Owa kepada Owa lainnya. Misal mengigit, menjambak dan kemungkinan kemungkinan lainnya yang bisa mencederai.

Namun melihat bagaimana mereka berinteraksi, sekat tersebut justru menghalangi mereka untuk saling memberi.

Selama dua hari Aom dan Regina berinteraksi melalui sekat. Aom lebih banyak berinisiatif untuk mendekati Regina. Sulit untuk mengatakan apa yang sedang mereka lakukan pada saat saling berdekatan. Pada satu kesempatan, saya melihat Aom mencoba memasukkan tangannya pada lubang yang tidak tertutup sekat dan menyentuh Regina. Sedangkan Regina tampak tidak keberatan atas perlakuan Aom yang menyentuhnya. Sepertinya ini adalah kabar baik.

Pada hari berikutnya, setelah saya berdiskusi dengan Koordinator animal keeper, Sigit Ibrahim, kami memutuskan untuk mencoba membuka salah satu pintu sebagai akses keluar masuk. Di hari pembukaan pintu akses tersebut, Aom dan Regina bergantian masuk dan berada satu ruangan bersama.

Interaksi yang terjadi menunjukkan hal yang berbeda dibandingkan sewaktu mereka dipisah. Setelah pintu dibuka, Regina lebih berinisiatif untuk mendekati Aom. Beberapa kali Regina mendekati Aom dan memamerkan tubuhnya. Aom merespon dengan mencium ketiak dan mengamati tubuh Regina. Kejadian tersebut terjadi berulang ulang setiap kali mereka saling berdekatan.

Sinyal sinyal seksual  memang sudah ditunjukkan oleh Regina. Namun untuk sampai tahap reproduksi, sepertinya masih butuh waktu dan keberanian dari Aom untuk memulai. Ya semoga saja mereka memang berjodoh.

Note: Sebagai Owa yang berasal dari kampung, Aom sungguh beruntung bisa mendapatkan Regina yang berasal dari Inggris. Saya yang sudah malang melintang bersama gadis gadis bule, belum tentu seberuntung Aom untuk mendapatkan mereka😦 (maksud saya gadis bule, bukan owa bule)

One comment

  1. thisisrizka · Mei 25, 2013

    hahaha..kirain pengen sama Owa Bule juga

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s