duaributigabelas

Tidak ada yang terlalu istimewa di tahun 2013 ini. Single dan  pengangguran, itulah saya.

Tapi saya menikmatinya. Sama seperti belasan bule bule dari penjuru dunia yang duduk bersama di atas tower Tasikoki. Memandang langit kota yang penuh gemerlap cahaya yang berbinar dan bunyi letusan yang pecah bagai perang di timur tengah.

Untuk satu malam ini pun, monyet monyet di hutan akan sedikit keheranan. Di puncak pohon di mana mereka duduk tertidur, mereka terbangun melihat langit penuh warna warni dan kegaduhan yang tak berhenti selama satu jam.

Entah apa pendapat para monyet. Mungkin menurut mereka kembang api adalah tarian kunang kunang. Dentuman petasan adalah nyanyian jangkrik serta tonggeret. Dan mereka sedang berpesta.

Lalu malam pun redup. Diiringi rintik rintik yang turun dari langit.

Hujan di awal tahun baru. Tetesannya bagai kenangan yang tersimpan selama setahun. Mengalir di antara kening kening kerinduan. Lalu menguap lagi oleh waktu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s