Berburungan

Hari ini saya terbangun pagi sekali. Lebih cepat tigapuluh menit dari alarm yang sudah saya atur di malam kemarin. Mungkin saya tidak sabar menanti tentang apa yang akan saya kerjakan hari ini.

Malam sebelumnya saya sempat berdiskusi dengan Simon selaku penanggung jawab satwa yang ada di pusat penyelamatan satwa Tasikoki mengenai tugas yang bisa saya lakukan. Dia bertanya apakah saya keberatan untuk bekerja di kandang. Tentu saja saya jawab tidak.

Padahal jujur saja, meskipun saya punya pengalaman yang banyak di lapangan bersama monyetmonyet di hutan, namun untuk urusan satwa dalam sanctuary, saya cukup ragu untuk melakukannya. Saya ragu karena mungkin saja beberapa dari satwa yang direhabilitasi ada yang mengidap penyakit. Selain itu, hingga saat ini saya belum pernah melakukan medical check up. Secara penampakan fisik memang saya sehat, tapi bisa saja ternyata di dalam tubuh yang sehat ada virus yang jahat. Dan yang namanya penyakit, besar kemungkinan untuk bisa saling tular menulari.

Pernah sih dulu sempat kebablasan kontak fisik dengan satwa yang direhabilitasi. Padahal sudah berusaha sebisa mungkin menghindar untuk tidak bersentuhan. Tapi tetep saja, malang tidak bisa ditolak. Nyesel banget kalau inget kejadian tentang itu. Semoga saja dia tetap sehat dan saya juga sehat, tak ada satupun penyakit yang menular di antara kami.

Balik lagi ke tugas saya hari ini.

Akhirnya Simon menempatkan saya untuk bertugas bersama sukarelawan lainnya di bagian satwa borneo. Tapi di pagi harinya, seseorang telah menggubah tugas saya di papan jadwal untuk membantu team burung. Wes lah, itu tidak jadi masalah. Toh tugasnya nanti di rolling. Jadi selalu ada kesempatan untuk bantu bantu di tugas lainnya.

Bersama dua orang sukarelawan yang berasal dari Belanda dan Belgia, Babette dan Sylvie kami memulai tugas dengan membersihkan area Big Aviary. Mulai dari sapu sapu sampah sisa makanan, nyikat nyikat bekas berak, cuci wadah minum, hingga menempatkan pakan khusus yang sudah disiapkan oleh keeper.

Area Big Aviary sebenarnya nggak bau bau amat. Tapi entah kenapa saya bawaannya enek mulu, pengen muntah. Rencana saya kalo kedapatan tugas ini lagi, saya harus siap sedia masker dan sarung tangan sebagai antisipasi utah uger.

Berlanjut dari Big Aviary, kami turun ke area burung Kakaktua dan Nuri. Burung burung khas yang hanya ada di Indonesia Tengah hingga Timur.

Untuk burung burung ini, segala tugas bebersih di dalam area dan pemberian pakan adalah tanggung jawab keeper. Kami sebagai sukarelawan hanya memberikan pengayaan/enrichment dari luar. Pengayaan yang kami berikan sebenarnya cukup simpel, hanya segenggam rumput liar yang dicampur dengan air madu kemudian diselipkan dari luar.

Awalnya saya kira burungburung tersebut menggunakan rumput untuk membuat sarang. Ternyata bukan itu alasannya ketika burungburung terbang menghampiri usai kami memasangnya dan paruhparuh kecil mereka mematukmatuk mengambil setiap helaian batang rumput. Mereka menyukai rhizom yang ada di rumput, begitu penjelasan yang diberikan oleh Sylvie.

Oho… saya baru tahu tuh. Dan pengetahuan baru ini tidak akan menjadi referensi saya untuk memelihara burung. Camkan itu!

Semua tugas perburungan untuk sesi pagi sudah beres. Masih ada dua sesi lagi yaitu sesi siang dan sore. Sayangnya untuk dua sesi sisanya saya memutuskan untuk tidak ikut karena ada tugas lain yang diberikan khusus kepada saya. Menggambar.

2 comments

  1. spizaetus · Desember 8, 2012

    gung, kontak fisik geus dilarang ckckckck
    menarik itu enrichment-nya, rhizom yang dimaksud apa? big aviary itu apa? mungkin ada baiknya dijelaskan singkat karena mungkin ada pembaca yang ga tau, kaya saya ini
    pengen kegiatan kaya gini euy tapiiii~~~ membaca aja aku sulit T^T
    satu lagi, maneh gambar naon? jang ilustrasi?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s