Romansa SMP

Crazy Little Thing Called LoveCrazy Little Thing Called Love (Thai Movie)

Tiap kali nonton film ini, saya suka nyengir-nyengir sendiri. Inget romansa waktu masih jaman putih-biru. Jaman-jamannya cinta monyet.

Dan saya teringat si dia, si cinta pertama.

Sebenarnya saya kehitung telat untuk ukuran anak Bandung yang memulai kosah kasih di sekolah. Saya baru kenal yang namanya pacaran pada saat menginjak kelas 3. Itu juga caturwulan kedua (masih pake jaman caturwulan). Harap maklum aja, saya anak pindahan dari pulau seberang yang gaya pergaulannya ga seheboh anak-anak kota besar.

Aslinya, saat itu saya adalah anak kuper se-kotamadya Bandung.

Setelah melewati satu caturwulan, saya mulai terbiasa dengan gaya pergaulan anak kota. Mulai terpengaruh. Tapi saya tetep jadi anak baik-baik kok, nggak kencing sembarangan😀.

Lalu, di sinilah yang namanya kosasih datang. Ternyata kosasih datang nggak jauh-jauh amat. Masih dalam satu ruang kelas yang sama.

Saya tidak ingat kapan perasaan ini pertama kali muncul. Tapi yang terbenam dalam memori saya adalah pada saat hendak mengumpulkan tugas seni menggambar.

Setelah mengumpulkan tugas di meja guru, saya kembali menuju ke meja saya dan melewati mejanya yang berada di urutan depan. Entah kenapa tiba-tiba saya tersenyum padanya, dan dia tersenyum juga. Kepada saya.

Momen itu tidak bisa dilupakan.

Kisah selanjutnya, tidak usah saya ceritakan. Biar penasaran, hehehe.

One comment

  1. pesta ulang tahun · Mei 30, 2012

    this is the great story movie and so roman🙂
    “yes or no” is great too. you must see it…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s