Tiba-Tiba Merenung

Akhir-akhir ini suka merenung. Kadang merenung di kamar, kadang di pantai, kadang di hutan, lebih sering di kamar mandi. Banyak pikiran. Ah nggak juga. Cuma selintas memikirkan sesuatu.

Kadang kepikiran abah, ibu, teteh, kabogoh, babaturan, popotongan, persib bandung, manchester city, isi dompet, menikah, bisnis, masa lalu, masa depan, sampai mikirin monyet yang sedang birahi (estrus) di depan mata. Hal-hal kayak gitu kadang silih berganti masuk ke dalam otak, memberikan stimulan-stimulan yang ujung-ujungnya malah melamun.

Lamunannya juga aneh-aneh. Jadi superhero macam sepiderman, jadi bocah supergenius umur 25 udah punya gelar doktor dua bidang, jadi pemain bola luar biasa bertalenta, jadi transgender, jadi seniman, jadi promotor, jadi-jadian pada akhirnya.

Tuh kan, mulai aneh.

Kayaknya saya harus berhenti makan telur.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s