Gulali Masa Kini

Hampir sebagian besar saya lupa akan memori masa kecil. Entah kenapa ini bisa terjadi. Seakan kejadian-kejadian semasa kecil dulu hilang begitu saja. Bahkan nama-nama teman sekelas sewaktu SD dulu juga saya tidak ingat, kecuali satu nama. Itu juga karena kebetulan waktu kuliah bertemu lagi dan saya tidak melupakan titik hitam di atas bibirnya. Hehehe..

Tulisan ini bukan tentang si gadis titik hitam di atas bibir. Ini tentang merenda memori yang hilang. Beberapa hari yang lalu saya mengunjungi pasar kaget Lapangan Sempur Bogor. Seperti semua orang tahu, pasar kaget pasti penuh pedagang. Di antara para pedagang-pedagang yang tumplek tumpah ruah saya melihat salah satu pedagang yang bisa saya katakan sudah tidak usum (musim) lagi. Siapa pedagang itu?

Inilah dia.

Ismail Agung 359 Ismail Agung 352

Mamang Gulali.

Waktu SD dulu, jajanan gulali terbilang jajanan menarik. Yang bikin menarik tentu saja warnanya yang ngejreng serta bentuk-bentuknya yang unik. Ditambah lagi dulu itu suka ada cetakan khusus dengan bentuk binatang-binatang yang lucu. Jadi bisa pilih mau bentuk yang seperti apa.

Sekarang, sepengamatan saya sih bentuknya biasa-biasa saja. Namun secara teknik pewarnaan, lebih menarik loh. Dulu cuman warna merah doang, klo sekarang udah ada warna hijaunya. Dan ga terlalu ngejreng, lebih soft…

Mengenai bentuk, saya jadi teringat sama satu bentuk yang jadi pilihan saya dan teman-teman dulu. Burung. Ga keren-keren amat sih bentuknya, tapi entah apa yang dilakukan si Mamang Gulali sehingga membuat si burung tersebut layaknya seekor burung yang pandai “berkicau”.

Masih ada ga ya si Burung Gulali Berkicau?

Ismail Agung 401 Ismail Agung 402
Ismail Agung 403 Ismail Agung 404

4 comments

  1. Asop · November 17, 2011

    Gulali bikin tenggorokan saya gatel.😦

  2. mata · November 17, 2011

    saya jadi kangennnn….
    jajanan waktu saya kecil dulu itu…

  3. Chandra B. · November 18, 2011

    kalo dulu bisa minta abangnya dibentuk macem2. udah gitu kalo ada temen yang minta saya kasih aja lagi, alias ngasi jilat dan ngemut. >.< hadeuh kalo inget itu mah geli… hihihi.😀

    • Ismail Agung · November 18, 2011

      Hahahaha, i agree with you. Jadi geli juga inget kelakukan waktu kecil.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s