Pemberontakan Hercules

hercules 1 hercules 2 hercules 3 hercules 4
©Ismail Agung 2011

Pernahkah kamu digigit oleh binatang? Semacam anjing, kucing, tokek bahkan semut.

Bagaimana perasaanmu saat mereka mengigitmu? Sakit tentu saja, kesal apalagi.

Tapi pernahkah kamu merasa sedih pada saat kamu digigit binatang?

Perasaan yang aneh bukan. Meskipun harus bercucuran air mata, tentunya itu diakibatkan oleh rasa sakit luka yang ditimbulkan. Dan saya merasakan itu.

Selain rasa sakit yang ditimbulkan ternyata kesedihan yang rasakan lebih besar ketimbang luka gigitan pada kelingking kanan dan bengkak telunjuk kiri tangan saya serta beberapa goresan pada kaki.

Setelah luka yang didapat saya duduk terdiam di depan Hercules yang terbelenggu dalam kandang sempit meraung-meraung penuh emosi (dalam jarak aman pastinya) . Ia marah ketika kami menempatkannya dalam jeruji besi. Badannya yang beranjak besar memberontak. Dibanting-bantingkan tubuhnya hingga kandangnya terguling-guling.

Saya seorang diri di sana, tidak bisa berbuat banyak. Mendekatinya sama saja dengan menambah luka yang ada. Melihatnya membentur-benturkan diri membuat saya semakin pilu. Tapi cara ini terpaksa kami tempuh.

Karena sebuah alasan Hercules dimasukkan ke dalam kandang isolasi. Semuanya demi kebaikan bersama.

Pagi itu kami berencana untuk membersihkan enclosure (taman luas dengan berbagai fasilitas yang memenuhi kebutuhan satwa) yang dihuni Hercules dan 4 orangutan lainnya. Hercules selaku jagoan kandang memiliki sifat agresivitas yang tinggi terhadap orang-orang yang baru dijumpainya dan tak segan untuk menyerang. Terutama mengigit.

Inilah yang membuat kami berpikir untuk mengisolasinya, demi keamanan. Toh semua ini semata-mata demi kenyamanannya juga kelak di enclosure.

Akan tetapi, seekor jagoan ditempatkan di kandang sempit. Mungkin ini sangat-sangat menyakiti hatinya selaku pejantan. Maka tertekanlah batinnya dengan segala kemarahan dibalik jeruji besi.

Dan saya bersedih melihat ketidakbebasannya lebih dari bengkak dan goresan-goresan kulit yang mengalirkan darah segar. Bertahanlah, tak lama lagi kau kembali bermain di tempat luas.

senja dan hercules

3 comments

  1. Asop · Oktober 13, 2011

    Oh, saya pernah. Kena cakar memanjang dari siku ke lengan bawah menuju pergelangan tangan, dan berlanjut sedikit hingga ke jari.😦
    Kena cakar kucing. Habis itu langsung saya beri sabun antiseptik.😀

  2. Gita Diani Astari · Oktober 16, 2011

    Aww Hercules…😦

    By the way udah diobatin Kang?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s