Orangutan Berkunjung Ke Sekolah

321184_2297075637229_1559267655_2400549_680259750_n

Kampanye edukasi, mungkin ini adalah bahasa yang tepat mengenai kegiatan yang baru saja kami (saya dan teman-teman relawan orangutan) lakukan beberapa hari kemarin yaitu school visit di salah satu SMA Samarinda. Kenapa disebut kampanye, tentunya karena salah satu tujuannya adalah menyuarakan sesuatu hal kepada masyarakat umum untuk tergerak hatinya dan peduli serta turut membantu dalam upaya penyelamatan orangutan. Dan kenapa disebut edukasi, karena di dalamnya ada sebuah proses belajar yang tadinya tidak tahu menjadi tahu, yang tadinya tidak paham menjadi paham, yang tadinya tidak mengerti menjadi mengerti. Begitulah.

323982_2297075957237_1559267655_2400551_743988029_o

Bicara orangutan memang bukanlah hal yang baru bagi masyarakat di sini (Samarinda). Semua orang pasti hapal betul dengan si kera besar satu ini. Sayangnya, informasi yang didapat tidaklah sepenuhnya dipahami. Banyak orang menyadari bahwa orangutan termasuk jenis satwa yang dilindungi, namun pada kenyataannya istilah perlindungan hanyalah sebuah statement pada secarik kertas.

“Orangutan tidak terlindungi di alamnya”

Begitulah petikan salah satu bagian materi yang kami sampaikan di depan kelas. Seluruh siswa terdiam sesaat ketika mendengarkan fakta yang sesungguhnya terjadi. Riuh ramai sorak sorai saat melihat kumpulan slide foto yang menunjukkan begitu lucunya orangutan berganti menjadi sekumpulan tanya dalam benak mereka.

Entah apalagi yang ada dalam benak siswa ketika mengetahui bahwa orangutan tidak terlindungi di alamnya. Permasalahan-permasalahan orangutan kemudian dijabarkan. Hutan yang musnah, alih fungsi hutan, perburuan, perdagangan, hingga aksi hiburan yang sama sekali tidak mendidik.

289230_2297075877235_1559267655_2400550_1878134724_o

Cerita tidak berakhir di permasalahan. Beberapa upaya penyelamatan sudah dilakukan seperti dibangunnya pusat-pusat rehabilitasi orangutan. Namun lagi-lagi, pusat rehabilitasi tidak bisa menjadi solusi akhir selama akar permasalahan tidak ditanggulangi.

Permasalahan orangutan bisa dikatakan cukup rumit untuk ditanggulangi oleh siswa SMA. Tapi kami percaya, walaupun mereka hanyalah anak sekolahan, mereka dapat ikut pula berkontribusi sesuai dengan kapabilitasnya. Hal mudah yang bisa mereka lakukan adalah “menyebarluaskan kembali” isu-isu mengenai orangutan agar semakin banyak orang yang peduli. Bagaimana caranya?

update status

Jika kita bisa mengajak satu orang untuk peduli dan satu orang mengajak orang lainnya dan begitu seterusnya. Maka kita telah membuat suatu perubahan yang berarti.

4 comments

  1. alamendah · September 20, 2011

    Salut dengan para sahabat yang giat terjun langsung ke lapangan mencoba menanamkan rasa cinta pada alam dan isinya.
    Dan lembaga pendidikan seperti SMA memang perlu mendapatkan perhatian apalagi mengingat sedikitnya porsi pembelajaran konservasi alam yang diberikan.

  2. sulunglahitani · September 23, 2011

    Mantap, Mas. Dengan adanya edukasi ke sekolah-sekolah, semoga makin banyak yang peduli dengan orang utan tsb.
    Di Sumatera ada g, ya? Soalnya orang utan juga ada di sini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s