David dan Claustrophobia

Di dalam boks kayu yang sempit, David meraung-raung dengan suara khas orangutan jantan. Dia cukup tertekan. Setiap orang yang mendekati boks ia coba tarik dengan tangannya melalui celah-celah boks lalu mengeluarkan giginya yang besar dan mengigitnya.

David merupakan orangutan jantan remaja yang baru dievakuasi. Di dahinya terlihat jelas bekas luka yang besar. Bekas luka yang bukan berasal dari perkelahian dengan kerabatnya sendiri. Nasibnya cukup beruntung karena ia sempat diselamatkan oleh Balai Konservasi sebelum mati sia-sia karena dianggap hama.

davidMeskipun begitu, David belum mendapatkan rasa aman dan nyaman yang layak. Boks kayu seakan menjadi claustrophobia baginya. Balai tidak memiliki kandang yang cukup laik untuk menempatkan David.

Satu jam perjalanan kami tempuh dengan membawa kandang baru yang lebih luas dan terbuka untuk David di Balai. Sesampainya di sana kami justru berkutat memikirkan cara terbaik untuk memindahkan David dari boks ke kandang barunya.

Tidak mudah karena David cenderung agresif kepada siapa saja yang mendekatinya. Terlebih lagi, boks kayu dipaku dengan sangat kuat sehingga membuat kami kesulitan untuk membongkarnya. Butuh 4 jam pengorbanan dan perjuangan hingga kami bisa memindahkan David ke kandang barunya.

Di kandang barunya, kini David terlihat lebih tenang. Kami pun turut senang karena ia tidak lagi harus ketakutan di dalam boks kayu sempit dan gelap.

David

Namun David tidak tinggal lama di kandang baru. Satu minggu kemudian David kembali dipindahkan oleh Balai. Mereka sudah menemukan tempat lain untuk menitipkan David. Semoga saja di tempat barunya nanti, David mendapatkan kandang yang lebih luas atau dilepasliarkan ke habitat baru. Semoga saja.

Selamat tinggal David. Wish you luck.

3 comments

  1. ika nur'afiyah handayani · September 6, 2011

    sebetulnya saia suka Orang Utan, cuma kenapa ya setiap sama perempuan jadinya lebih agresif gitu? jadinya agak serem2 gitu buat deketin.

    Ijin nge-link blog-nya buat ditaro di blog saia ^_^

    • Ismail Agung · September 6, 2011

      Orangutan jantan memang begitu. Itu naluri alamiahnya si jantan, mungkin panggilan jiwanya sudah mengatakan bahwa dia sudah dewasa dan sudah saatnya membina rumah tangga. Jadi kalau lihat perempuan bawaannya jadi agresif pengen pedekate.

      Tapi ga hanya perempuan aja kok. Kalau sedang “in” lelaki juga bisa jadi korban.

      Terlalu lama di dalam kandang akibatnya ya seperti itu. Ada hal-hal yang tidak dapat terpenuhi.

      Silakan ditaruh link blog saya, terima kasih.

  2. Gita Diani Astari · September 28, 2011

    Aww good luck David!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s