Born to be Wild

 

orangutan

Di usianya yang baru menginjak 3 bulan, bayi orangutan ini harus kehilangan induknya. Takdir untuk hidup di alam rimba telah dirampas. Hutan tempat tinggalnya telah berganti menjadi hamparan monokultur yang digaung-gaungan sebagai energi alternatif terbarukan. Ramah lingkungan seakan menjadi pemanis atas pembunuhan massal bagi mereka yang tidak mengerti akan hukum dan undang-undang yang berlaku.

Hutan tinggal impian.

2 comments

  1. sulunglahitani · Agustus 11, 2011

    kayaknya g cuma orangutan yang keilangan habitatnya.
    dari nonton National Geographic, gua baru tau kalo sebenarnya musuh para hewan adalah manusia sendirišŸ˜¦

    • Ismail Agung · Agustus 11, 2011

      Begitulah kenyataannya… kebutuhan manusia memaksa manusia bertindak di luar dari kebutuhannya. Salah satunya ya merusak alamnya sendiri.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s