Pohon Baobab

DSC_0690

Ada yang pernah baca buku The Little Prince atau yang punya judul asli Le Petit Prince karangan Antoine de Saint-Exupery?

Well, klo ada yang udah pernah baca buku tersebut, di  salah satu halamannya diceritakan tentang kesibukan si Pangeran Kecil mengurus planetnya yang lumayan kecil dari benih-benih pohon Baobab (Adansonia sp.) yang harus dia cabut sebelum tumbuh besar dan menghabiskan ruang planetnya yang cuman seuprit.

Pertama kali membaca nama pohon Baobab, saya sempat berpikir, apakah pohon jenis ini nyata? Ternyata pohon tersebut memang nyata, dan untuk pertama kalinya saya melihatnya secara langsung bagaimana rupa dari pohon tersebut.

Kesempatan itu saya dapatkan sewaktu saya jalan-jalan ke Botanical Garden Bogor bersama rekan-rekan Sancang 2010-2011. Saat itu Soojung, salah satu teman saya dari Korea sangat mengebu-gebu untuk menunjukkan pohon Baobab. Maklum saja, karena buku Little Prince versi bahasa saya berikan kepadanya sebagai kenang-kenangan dan sebagai buku bacaan untuk menambah wawasannya dalam berbahasa.

Sepertinya dia membaca buku tersebut dengan lahap dan mengerti benar cerita yang dijelaskan. Lalu kami pergi berkeliling menuju lokasi di mana pohon Baobab ditanam.

Saat melihat pohon Baobab tersebut saya membayangkan kembali bentuk pohon Baobab berdasarkan cerita pada buku. Saya pikir pohon ini memang mirip dan tidak jauh berbeda dengan yang ada di gambar. Hanya saja saat itu pohon Baobab sedang merangas sehingga tidak banyak daun hijau yang tumbuh di antara ranting-rantingnya.

Berdasarkan informasi yang tertera di pohon tersebut, pohon Baobab ini berasal dari Afrika. Uniknya, pada saat berbuah pohon ini lebih mirip dengan pohon tikus mati karena bentuk buahnya yang seperti tikus berbulu dan mengantung di ranting-ranting.

Info lainnya yang dihimpun dari berbagai sumber di internet menyebutkan bahwa pohon Baobab dapat hidup hingga 700 tahun dan mampu menampung air hingga 120.000 liter. Pohon yang ajaib.

Wajar saja klo pangeran kecil harus membersihkan setiap benih Baobab yang tumbuh. Bisa-bisa kering kerontang planetnya karena disedot terus oleh si Baobab.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s