Wild Hog Setengah Liar

Hendaknya kita menjauhi sesuatu yang haram. Tapi apa jadinya jika yang haram justru mendekat.

Ini bukan minuman beralkohol, bukan narkoba, bukan pula sesuatu yang porno (meski sama-sama ga pake baju). Ini adalah Babi hutan. Satwa yang katanya suka jalan nunduk karena malu punya bapak Babi.

Babi Hutan - Sancang 2011

Di Sancang kami memanggilnya dengan nama Ujang atau Bujang. Usianya mungkin sekarang sudah menginjak tiga tahun. Percaya atau tidak, tingkah lakunya tidaklah seperti Babi hutan pada umumnya. Dia tidak takut pada manusia. Dia bisa berjalan berputar-putar (babi biasanya lari lurus). Dia bisa menoleh, dan terkadang balas menyapa *nghook.

Peziarah yang datang kemari seakan mendapat hiburan yang tak biasanya bila bertemu Ujang. Mereka tak segan membagi makanannya. Tertawa bersama bahkan berfoto. Mereka bilang, Ujang unik dan penuh Misteri.

foto bersama babi

Ditinjau secara mistis, peziarah mempercayai bahwa Ujang adalah jelmaan manusia yang terperangkap dalam tubuh babi. Selayaknya babi ngepet yang kehabisan lilin. Menurutmu?

14 tanggapan untuk “Wild Hog Setengah Liar

  1. Koq kek di jaman kerajaan dulu, masih ada jiwa manusia yang terperangkap di raga babi ( ngepet). Namun yang jelas si ujang adalah hewan dan kalau komunitasnya mengganggu manusia, mereka layak di tangkap dan di konsumsi (bagi mereka yang doyan). Kalau aku sendiri sih, enggak dech !!!!.

    1. Klo di sudut pandang manusia, memang komunitas si Ujang menganggu. Tapi bagaimana klo dari sudut pandang komunitas si Ujang? Bisa saja justru manusia yg menganggu dengan meng-ekspansi habitatnya. Begitulah 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s