Ekspedisi Menyusuri Sungai

Aturan dibuat untuk….

Orang Indonesia itu nyalinya gede atau otaknya bebal ya. Kami ini ga jera-jera setelah sebelumnya ditegur karena pulang tidak sesuai jadwal yang kami tentukan sendiri. Semua aturan yang dibuat adalah untuk keselamatan. Saya sadar akan itu, tapi saya juga ingin merasakan ekspedisi ini layaknya ekspedisi bukan sekedar bolak-balik di jalur transek yang itu-itu saja.

Hingga akhirnya, saya, Munir dan Wik (pemandu lokal) memutuskan untuk pulang ke basecamp melalui jalur sungai.

Keputusan tersebut dibuat setelah kami melihat ada sebuah sungai yang memotong pada jalur transek dua. Dan kami memperkirakan bahwa sungai tersebut adalah sungai yang sama yang memotong juga pada jalur transek utama. Atas keyakinan tersebut kami berbelok mengikuti jalur sungai yang berada di titik 500 meter dari ujung transek dua.

Kami pikir dengan menyusuri jalur sungai akan lebih cepat karena jarak yang saya perhitungkan melalui GPS ternyata lebih pendek ketimbang melalui jalur transek. Faktanya, menyusuri jalur sungai ternyata tidak semudah yang saya bayangkan. Entah berapa banyak kelokan yang harus kami lalui, dan tentu saja hal tersebut lebih banyak memakan waktu.

Belum lagi fisik yang lumayan cukup terkuras karena harus berjalan di dalam air. Tidak selalu pinggiran sungai itu dangkal, beberapa diantaranya cukup dalam sehingga memaksa kami untuk mendaki dan lagi-lagi membuka jalur.

Meskipun arah sungai tersebut sesuai dengan lokasi yang kami tuju, tapi tetap saja ada sedikit rasa kekhawatiran. Hampir di sepanjang pinggiran sungai kami menemukan jejak babi hutan. Babi hutan sih masih mending, tapi bagaimana kalau kami bertemu dengan Beruang atau jenis-jenis Ular Berbisa.

Di titik pikiran buruk itu akhirnya saya merasa JERA. Ga lagi-lagi dah bertindak sembrono. Untung saja kami masih bisa kembali ke basecamp, tepat waktu dengan kondisi basah kuyup.

NB: maaf tak ada gambar untuk sementara ini. demi kelancaran proses pengiriman data.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s