Jadi Kaya Dengan “Rantai Babi”

Akhir-akhir ini postingan saya jadi berbau mistis. Mudah-mudahan, banyak tahu cerita mistis ga bikin saya ganti profesi jadi dukun atau “the next Ki Joko Pinter”. Tapi justru semakin mempertebal keimanan. Amin.

Baiklah cerita mistis ini saya dengar dari peziarah yang terjebak hujan dan terpaksa mengetuk pintu basecamp untuk numpang berteduh. Dengan menggunakan mobil pribadi ber-plat B serta gaya bicara “loe-gue”, maka dipastikan bahwa mereka berlima berasal dari Jakarta. Tebakan tersebut semakin dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya setelah kami (saya dan rekan-rekan ) bertanya.

Saya tidak banyak bertanya tentang tujuan mereka berziarah, saya anggap sama seperti umumnya. Berhubung saya ngantuk, saya meninggalkan mereka dan memilih tidur. Namun rekan saya tetap terjaga menemani mereka dan mendengarkan semua ceritanya.

Here’s the story…

Jadi, kehadiran mereka ke Sancang bermula dari uang banyak yang menumpuk di salah satu kamar mereka secara misterius. Akan tetapi, uang yang banyak tersebut tidak dapat digunakan sebagaimana mestinya. Berdiskusi lah mereka dengan paranormal yang turut berperan mendatangkan uang tersebut.

Setelah berdiskusi panjang-lebar-kali-tinggi-dibagi-duadua-per-tujuh, didapatlah kesimpulan bahwa untuk menyempurnakan uang tersebut dibutuhkan suatu “barang”. Dan keberadaan barang tersebut bisa ditemukan di Keramat Sancang.

Dengan semangat yang sudah dibutakan oleh uang,berangkatlah mereka yang terdiri dari seorang supir, seorang paranormal dan tiga orang yang masih berkerabat (ibu-anak-paman) ke sancang.

“Barang” apakah yang sebenarnya mereka cari?

Nama “barang” tersebut adalah “Rantai Babi”. Saya baru pertama kali mendengar nama itu. Saya tidak tahu bentuknya seperti apa, namun yang jelas menyerupai gelang leher untuk anjing. Ukurannya kira-kira sama besar dengan pergelangan tangan, namun ajaibnya rantai ini akan muat bila dikenakan meski dipakai di leher atau di pinggang yang tentu saja lebih besar.

Untuk lebih jelasnya tentang bagaimana benda tersebut bekerja bisa dibaca di postingan berikut;

http://ruddabby.wordpress.com/2010/07/19/rantai-babi-nyatakah/

Berdasarkan sumber cerita dari rekan saya yang dulu penah terjerumus dalam dunia gelap, modus si Rantai Babi (untuk selanjutnya disingkat RB) lebih mirip dengan pencurian oleh makhluk gaib, mirip-mirip tuyul gitu lah. Cara ini dinilai lebih aman dibandingkan dengan “pesugihan” yang mana memerlukan pengorbanan nyawa dan sangat berbahaya.

Modus pencurian yang dilakukan RB terbilang cukup luwes. Korban pencurian tidak akan merasa kehilangan karena jumlah nominal yang diambil si RB tidaklah besar. Jadi, untuk mendapatkan hasil yang maksimal si RB harus dibawa keliling-keliling lokasi target. Lumayan kan klo satu komplek kehilangan uang 100 ribu rupiah per rumah per tiap gajian. Bisa kayak mendadak pelan-pelan.

Sumber saya mengatakan bahwa kesaktian si RB bukan terletak pada barangnya. Melainkan pada penghuni yang terkandung di dalamnya. Si penghuni itu bisa disuruh-suruh sama si pemilik RB. Tapi katanya juga, si penghuni RB itu tipe pemilih. Ga sembarangan orang bisa jadi pemilik RB. Maka oleh karena itu, RB cenderung diberikan secara turun temurun.

Masih menurut sumber, belakangan ini RB digunakan sebagai aksi penipuan. RB yang sejatinya adalah ilmu sihir digunakan untuk memperdaya mereka yang lemah iman dengan iming-iming uang kaget sekejap menumpuk.

Biasanya si target dibutakan hatinya seperti kasus tamu plat B dengan uang yang tiba-tiba menumpuk di kamar. Dengan alasan belum sempurna, maka si target harus melaksanakan beberapa ritual yang justru tiada habisnya. Harus beli ini, beli itu, punya ini, punya itu, pergi ke sana, pergi ke sini, lalu habislah sudah hartanya.

Ujung-ujungnya, motif dari aksi penipuan tersebut adalah meningkatkan ilmu si paranormal itu sendiri. Udah mah dosa, bangkrut pula. Apes nian.

Pyuh, jadi panjang gini ceritanya. Mudah-mudahan saja para pembaca postingan ini terhindar dari kemusyrikan. Hati-hati terhadap penipuan. Hubungi dokter bila sakit berlanjut. Dan jangan lupa tidur yang cukup. Sekian pesan saya.

3 comments

  1. mylitleusagi · Oktober 24, 2010

    selalu suka sama cerita..cerita kamu selama disana..
    banyak hal yang bisa kamu petik ya..(^_^)
    dan kita juga jadi mengerti banyak hal..
    bukan cuma orang bodoh aja yang kerasukan hal mistis..
    tapi juga orang pintar…

  2. omotoes · Juni 27, 2015

    heeeeeee kenapa dukun rantaibabi di sebut Dokter

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s