Pohon Berbuah Cangcut

Hanya di Sancang yang punya pohon berbuah celana dalam. Pohon apakah itu?

Entahlah, mungkin nama latinnya Arboreus cangcutus segitigae, dan Arboreus cangcutus rendae, dari famili Dalemaniceae.

Pemandangan yang lumrah untuk dilihat di Sancang, terutama di sekitar air terjun Cikajayaan. Berbagai spesies dan merk “cangcut” berhamburan di setiap sudut. Bahkan yang dibuang ke sungai diperkirakan akan sampai ke Australia dalam kurun waktu 3 bulan.

Ada apa dengan celana dalam?

Percaya atau tidak, membuang celana dalam sehabis mandi diyakini oleh para peziarah sebagai upaya membuang sial. Maka tidak heran jika tempat keramat di sini penuh dengan segitiga pengaman. Tidak hanya bawahan, kadang pula dijumpai kacamata ajaib yang bertengger tidak jelas karena ditinggal oleh gunung kembarnya.

Hubungan manusia dengan celana dalamnya mungkin sangat erat sekali. Segala rekam jejak nasib sial pemakainya akan tersarikan di dalam segitiga terlarang tersebut. Jadi hal yang wajar membuang celana dalam sebelum sari-sari kesialan itu merasuk kembali melalui pori-pori pantat dan menyebar melalui pembuluh darah serta syaraf. Bahaya

Waktu mau sidang juga, saya dan teman-teman yang lain bikin ritual celana dalam. Kami sepakat untuk tidak menggunakan celana dalam bekas. Harus baru, atau baru dicuci. Ya iya lah, masa pas sidang garuk-garuk si anu. Ga etis!

Nah, jika suatu saat nanti yang baca nih tulisan mau mampir ke Sancang, jangan lupa bawa dan pake celana dalam yang paling jelek sekali. Biar pas buang tuh cangcut ga rugi-rugi amat. Apalagi klo cangcutnya udah setahun ga ganti, ibarat kopi tuh ampas sial pasti ngumpul.

5 comments

  1. thisisrizka · Oktober 7, 2010

    ahahaha…jangan2 tuh cangcut nantinya dibisnisin buat obat jerawat ya kang?

    • Ismail Agung · Oktober 7, 2010

      Beuh, aliran raditya dika dia….

      Bagusnya tuh segitiga pengaman dipake di kepala. Menjaga pikiran biar ga mesum. Hahaha

  2. mylitleusagi · Oktober 7, 2010

    banyak yang bisa di critakan ternyata..
    online pake apa..
    internetnya bagus gak disana… (^_^)

    • Ismail Agung · Oktober 7, 2010

      Harus ada cerita dong.

      Online pake hp. Posting juga via hp. Susahnya ga bisa dokumentasi dan tata letak. Jadi kurang enak.

      Selamat dinikmati hehehe.

  3. arvianata · Oktober 17, 2010

    wuih….. baru tau ada pohon diperlakukan kek gini…. T_T kasian pohonnya gan…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s