Lingkar Hijau Bandung

Kemana lingkar hijau selama ini?

Mungkin pegiat komunitas di Bandung pernah mendengar yang namanya lingkar hijau yang dulu berdiri pada tahun 2006 silam. Sayup mayup, keeksisan lingkar hijau yang acap kali muncul pada saat perayaan Hari Bumi ditelan oleh bumi itu sendiri dalam 2 tahun ke belakang. Kemanakah mereka?

Jawaban yang bisa disimpulkan cukup sederhana, SIBUK! Ya sibuk. Para penggagas lingkar hijau tengah sibuk pada dua tahun kemarin. Dan itu wajar, karena lingkar hijau bukan lah komunitas tersendiri yang mana di dalamnya ada suatu struktur kepenggurusan hingga ke program dan markas besar. Lingkar hijau ibarat JARINGAN yang terdiri dari kumpulan sel-sel yang tak lain adalah komunitas-komunitas yang ada di Bandung, maka tak lain lingkar hijau adalah komunitas-komunitas itu sendiri.

Keberadaan lingkar hijau justru mempertemukan orang-orang yang berkegiatan di komunitasnya masing-masing untuk setidaknya mengenal tentang keberadaan komunitas lainnya yang tentu saja berdomisili di KOTA BANDUNG.

Tak kenal maka tak wauh, tak wauh maka ta’aruf , ta’aruf maka wauh. (wauh= kenal, sunda; ta’aruf: kenalan, arab). Ini mungkin landasan yang ingin dibangun (menurut saya, mohon koreksi mun salah).

Karena ada bau-bau hijaunya, mungkin sebagian orang mikirnya “wah ieu mah kumpulan komunitas anu peduli lingkungan” (terjemahan, “wah ini kumpulan komunitas yang peduli lingkungan”). Sulit juga untuk menampiknya, padahal ga semua yang tergabung di lingkar hijau adalah anak-anak yang sok HIJAU. Ada kok rekan-rekan komunitas lainnya yang bergerak di bidang sosial, edukasi dan akademisi. Tapi bisa juga pernyataan itu muncul karena aksi yang muncul dan dilakukan oleh lingkar hijau selalu pada saat peringatan Hari Bumi.

Memang sih kesannya seperti itu, tapi tetap saja meskipun beraksi pada hari bumi namun isu yang dibawa tiap-tiap komunitas tentunya yang berkaitan dengan aktifitas dari mereka masing-masing. Misal si komunitas anu sedang menyoroti masalah anu, komunitas inu mengkaji hal inu, atau kumpulan ono ngikut-ngikut aja meh rame (meh=biar, sunda).

Lagian juga klo namanya lingkaran BIRU, ntar disangkanya kumpulan orang-orang yang mendukung gerakan Keluarga Berencana. Makin lieur deui (makin pusing lagi).

Jadi, keberadaan lingkar hijau adalah untuk memberikan ruang apresiasi bagi tiap-tiap komunitas di Bandung dalam satu wadah bersama-sama (klo bingung berarti sama).

Nah harapan ke depan, pasca kembalinya para penggagas dari medan perang. Mudah-mudahan lingkar hijau bisa kembali melakukan hal-hal yang seperti dulu lagi. Sama-sama bikin kegiatan apa yang ga harus ribet dengan segala struktural dan proposal akan tetapi bisa menunjukkan satu bentuk kepedulian bersama bagi kota bandung tentunya, mengenalkan satu sama lain komunitas, memperkaya jaringan yang ada dan neang jodoh meureun (cari jodoh kali). Kita tunggu saja aksinya di Jembatan Cikapayang Bandung.

 

Ciawi, Tasikmalaya 2010.

Ditulis setelah beberapa hari lalu ikutan

buka bareng lingkar hijau di Jalan Pasang no.18

2 comments

  1. mochamad zainudin · April 7, 2011

    ada info seputar komunitas ini lbh lanjut ga?? gimana cara buat join…

    • Ismail Agung · April 13, 2011

      Lingkar Hijau itu sebenarnya kumpulan dari beberapa komunitas yang peduli akan lingkungan. Jadi bukan komunitas yang berdiri sendiri. Berhubung bulan ini sedang dalam tema Earth Day, Lingkar Hijau bisa ditemukan di FB dengan nama “Jaringan Hari Bumi 2011”. cek terus infonya di sana.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s