Kebijakan Kampus dan Kebijakan Kertas

Hanya ingin mengucapkan terima kasih kepada dosen pembimbing karena telah bersedia menerima draft skripsi hasil revisi yang dicetak pada kertas bekas.

Ung: Pak, draft skripsi hasil revisinya di-print di kertas baru pak?
Pembimbing: Ah, ga usahlah. Pake kertas bekas aja. Sekalian kamu emailkan juga.

Selama 2 bulan ini, ada sekitar 2 rim kertas telah ditelan oleh si mesin cetak. Dari kertas yang mulus sampai kertas yang sudah dinodai sebelumnya. Dan itu hanya untuk memenuhi kebutuhan saya seorang.

Belum kawan saya yang lain.

Untuk satu bulan ke depan. Kira-kira akan ada 2 rim lagi yang harus disiapkan. Dan tidak ada tawar menawar. Aturannya sudah jelas gitu loh.

Mau menyerahkan skripsi dengan ukuran font 10 paragraf single kolom 2? Siap-siap aja dapat C, hahahahahaha.

-geram karena banyaknya kertas yg terbuang percuma. Dan geram bukan solusi. Daripada geram mending berpikir hendak dikemanakan kertas yang tersisa? mending lulus dulu, baru pikirinya ntar-

diposting dari hp

3 comments

  1. jalmiburung · Juli 2, 2010

    bagus.. bagus.. tapi mending jangan pikirkan itu dulu, yang penting lulus…

    • Ismail Agung · Juli 2, 2010

      Sumuhun kang. Mikir na ngke we setelah lulus.

      Nuhun koreksi na.

  2. mylitleusagi · Juli 2, 2010

    lumayan..kalau boleh pake kertas bekas..
    hebat uang….kan gak perlu beli kertas lagi..
    bisa buat beli makanan..(^_^)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s