Paket Hadiah Bungkus Koran

Kiriman paket hadiah dari kumkum dagdigdug com sudah tiba.

Kebetulan banget. Begitu saya memutuskan niat untuk pulang sejenak ke bandung karena harus mengirim surat undangan seminar buat para dosen, eh tu paket nongol juga pada akhirnya.

Jika boleh saya katakan ini adalah paket hadiah yang unik. Tidak dibungkus dengan kertas samson warna coklat. Tapi dibungkus dengan kertas koran bekas berlapis-lapis. Selain itu pula, isi hadiahnya tidak dibungkus lagi dengan plastik. Hanya kaos dari si panda yang gencar mematikan lampu saja yg dibungkus lagi dengan plastik.

Sedikit bercerita, jadi hadiah yang saya terima itu isinya antara lain.
Tas lipat dari bagoes
Tas kain dari si panda
Pin 2 buah dari si panda
Lilin rendah emisi dari si panda
Kaos bertuliskan 60 dari si panda
Kaos bertuliskan naik apa hari ini dari kumkum
Satu gulung bioplastik entah dari siapa dari freetodecide.org

Paket hadiah yang mengajak saya untuk mengurangi sampah sebisa mungkin.

Saya suka dengan konsep less new paper for your package pada hadiah yang saya terima. Meskipun secara estetika tampak kurang menarik, tapi tak apalah. Saya bukan orang yang gila hormat atau pemuja keindahan duniawi.

Setidaknya konsep bungkus paket dari kertas koran bisa menjadi alternatif untuk meminimalisir penggunaan kertas baru. Jika estetika yang menjadi kendala, maka kreatifitas perlu dikembangkan.

Terima kasih kepada kumkum atas kiriman hadiahnya.

11 comments

  1. mbak dan · Mei 28, 2010

    hahaha..nyampe juga ya ung..aku juga sudah mendapatkannyaaaa!!😀 selamat selamat..

    biobag itu kalo ngga salah dari freetodecide.org.

    • Ismail Agung · Mei 28, 2010

      Hore hore hore…

      Terima kasih sudah meralat. Maaf postingan ini ditulis di dalam bus damri yang sedang melaju ke arah Jatinangor. Jadi lupa sama freetodecide.org

      Secepatnya diralat.

  2. alamendah · Mei 28, 2010

    (maaf) izin mengamankan KETIGA dulu. Boleh kan?!
    Saya suka banget dengan konsepnya yang berusaha meminimalisir sampah

  3. kolomkiri · Mei 29, 2010

    kayaknya oke bgt tu..perlu dicoba…

  4. ysalma · Mei 29, 2010

    kalau saya biasanya memanfaatkan kalender bekas(kalau ini bukan mikir daur ulangnya,, sayang beli kertas coklatnya)😀

    • Ismail Agung · Mei 29, 2010

      Klo itu namanya frugal… hahahaha.. Tapi emang lebih bagus kertas kalender, lebih mengkilap.

  5. dafiDRiau · Mei 29, 2010

    hemat biaya kali Mas..???

    • Ismail Agung · Mei 30, 2010

      Berhemat sekaligus mengurangi sampah… bukan hal yang sulit kan.

  6. hadisome · Mei 30, 2010

    wew… sama ternyata gung hadiahnya hihihi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s