Saya Mahasiswa Bermasalah, Malas, dan Bodoh. Berjuang untuk Sebuah Gelar yang Diidamkan

gung hari ini saya dapat email dari seorang kawan yang kuliah di antrop. nasibnya kurang lebih sama dengan apa yang saya alami. kurang lebih.

dia sempat menyatakan bahwa dirinya mundur pada hari senin kemarin. pilihan yang sangat sulit karena pertanggunjawabannya melibatkan orangtua yang telah (mungkin) membiayainya selama ini.

bad news and good news.

sedih juga mendengar pernyataannya. kenapa harus menghentikan langkah. padahal jika kita sungguh-sungguh, semua rintangan bisa dilalui.

dan saya tidaklah lebih baik darinya.

dalam dua bulan menghadapi batas akhir, satu bulannya saya habiskan untuk membereskan laporan Kerja Praktek yang tertunda selama 2 tahun. Selain itu pula, saya terbelit dengan urusan akademik, yaitu nilai-nilai yang tak jelas nilainya alias T. Dan saya sungguh malas untuk mengejar-ngejar para dosen dan memelas-memelas kemurahan hati mereka.

Itu memang sungguh kesalahan saya yang fatal.

Saya lebih memilih untuk pasrah dan membiarkan nilai T tersebut menjadi D. Biarlah, IPK bukanlah prioritas saat ini. Tak ada waktu lagi untuk memperbaiki kuantitas nilai saya yang amburadul.

Tapi cerita tak bisa berjalan seperti itu. Dosen pembimbing mengharapkan saya untuk menguruskannya, setidaknya menjadi sedikit lebih baik walaupun itu adalah C. Ketua jurusan pun berharap demikian.

"Jangan terlalu memusingkan diri dengan nilai bermasalah itu. Kerjakan saja yang menjadi Fokus saat ini (seminar-skripsi), dan yang itu lakukan sambil saja."

Hingga akhirnya, dosen pembimbing II pun ikut turun tangan membantu membenarkan nilai saya yang bermasalah tersebut.

Berita di rabu pagi.

Pagi tadi saya daftar seminar. Beruntung lah, semuanya berjalan lancar. Padahal dalam diri saya diselimuti dengan keparnoan dan kebodohan dan ketidakmengertian.  hingga membuat saya harus bolak balik cetak ini itu tulis ini itu. It’s OK, cause  this is my First Time.

Seminar Sigoenksberita seminar satu saya akhirnya disebarkan oleh kawan dengan membuat foto khusus serta di tag-in kepada para alumnus (alumni sudah lulus). Edan komentar pun mengalir dengan dukungan yang bikin saya berurai air mata kuda.

Ribet.

Mulai sibuk dengan mengontak para dosen penilai buat seminar nanti. Beberapa ada yang sudah menyatakan kesiapan untuk hadir. satu diantaranya menyatakan tidak bisa dan segera saya mencari penggantinya. dan satu lainnya harus menunggu esok bisa atau tidaknya beliau hadir.

Sindrom seminar. “kira-kira klo nelepon dosen jam segini boleh ga ya?”

Bersiap bercinta dengan mesin printer dan office. memperbaiki beberapa draft rencana penelitian yang masih berantakan.

Kembali kepada email sahabat saya di antrop.

Pernyataan mundurnya ditarik kembali. Dia melihat sebuah surat dari Rektor kepada PD I bahwa batas bagi mahasiswa di ujung tanduk bertambah sekira dua minggu lebih lama. itu berarti, batas yang diberikan kira-kira akan berakhir pada agustus pertengahan nanti.

Setidaknya menambah sedikit napas. Tapi, jujur saja saya lebih baik tidak mendengar kabar ini sama sekali. biarkan saja semua ini berjalan dengan kemampuan dan keteguhan hati saya. Jika memang batas waktu itu memanggil, mungkin ini adalah jalan terbaik yang sudah sepatutnya saya terima dengan lapang dada.

Hidup itu berat, karena kita menanggung amanah.

Apapun itu, saya harus selalu siap menghadapi. Meskipun itu adalah ketakutan yang terdalam dari diri saya sendiri.

Doakan seminar satu saya nanti.

ditulis dalam kondisi yang galau, hingga lupa kaidah menulis yang baik meskipun itu adalah huruf besar di awal kalimat.

14 comments

  1. ifafan · Mei 26, 2010

    kunjungan balik sahabat
    tetep semangat ok!

  2. Ismail Agung · Mei 27, 2010

    ok!! semangat semangat..

  3. imariandana · Mei 27, 2010

    Semangaaaat Ung…kalo seminarnya di jogja mah aku pasti datang… bawa pom2 girls deh buat Ung… hehehe

    Aku kirim doa dari jogja…semoga seminarnya berjalan lancar.. aminnn🙂

    Ganbatte…!!

  4. kang ian · Mei 27, 2010

    curcol ni yee hehe semoga sukses terus y ayo saling mendo’akan😀

    • Ismail Agung · Mei 28, 2010

      Iya nih curcol. Hahahahaha…

      Mari kita saling mendoakan. Amiiiiiiiiin.

  5. ysalma · Mei 28, 2010

    wahh,, tetap semangat di detik-detik terakhir,,
    ung emang punya kamus menyerah??!!

    • Ismail Agung · Mei 28, 2010

      Kamus menyerah? Coba deh cari di toko buku Gramedia. Klo di toko buku Gunung Agung mah kayaknya ga ada.

      Hihihi..

  6. Nna · Mei 28, 2010

    Fighting Agung!!!!

    Fighting..jangan ampe uang laporkeun ka satpam!!

  7. Asop · Mei 30, 2010

    Mantab, moga sukses seminar dan TA-nya.😀
    Saya juga sedang bergulat dengan TA.😆

  8. Si gajah'07 · Juni 28, 2010

    saiya mahasiswa terganteng kang,,,

    • Ismail Agung · Juni 28, 2010

      Bolehlah..

      Tapi biasanya yang ganteng itu mudah terlihat wil, baik dalam gelap maupun terang..

      Menyinari bukan meredupkan.. Hahahaha.. piss Ah

  9. pt.arie margaijazah · Mei 15, 2015

    MOHON IZIN BAGI YANG MINAT NGURUS IJAZAH ASLI DAN RESMI SILAHKAN HUB : 0818 626 453
    ATAU BUKA SITUS RESMI KAMI http://www.ptariemargaijazah.com
    ANDA BAYAR KAMI KERJAKAN ADA HARGA ADA KHUALITAS ..

    TERIMA KASIH

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s