menahan diri untuk TIDAK MEMBELI MINUMAN DALAM KEMASAN

Hitungannya sih baru dua minggu.

Sudah dua minggu ini saya mencoba untuk menahan diri untuk sebisa mungkin menghindari yang namanya minuman dalam kemasan. Apapun itu baik kemasan tetrapack ataupun kemasan botol plastik.

Kalau boleh jujur, saya ini termasuk orang yang ketagihan sama jenis minuman dalam kemasan. Apa saya sebut nama merk saja tidak apa-apa? Biarlah tak mengapa, biar semua dunia tahu bahwa saya ketagihan sama minuman isotonik yang punya ngaran Zona Vitamin (katanya mau jujur-jujuran, kok masih diplesetin) hehehe.

 

Minuman dalam kemasan yang saya suka itu adalah Vitazone. Selain itu juga saya kadang beli yang namanya Pocari Sweat. Malah dulu-dulu saya juga sempat ketagihan sama yang namanya Frestea. Terus akhir-akhir ini saya malah ketagihan minumannya Choki Sitohang, Minute Maid Pulpy Orange. Belum lagi minuman air mineral saat saya kepepet kehausan ditengah jalan dan lupa bawa botol air minum (yang tidak kesebut namanya bukan berarti anda bebas dari kasus ini).

Pada waktu itu saya masih ingat, ada suatu masa dimana saya sangat-sangat-sangat ketagihan sekali sama yang namanya minuman dalam kemasan botol. Hampir setiap hari saya selalu tidak melewatkan untuk membelinya. Berhubung didukung oleh dana yang cukup kuat, maka saya selalu menyempatkan diri untuk membeli. Gila gila gila gila gila. Belum lagi ditambah sama promosi “beli satu dapat dua, hanya goceng”. Makin menggilalah aku dibuatnya.

Dan masa-masa gelap itu sempat terulang lagi bulan-bulan kemarin. Saya ketagihan sama si Choki Sitohang. Meskipun harganya lumayan rada mahal dibandingkan minuman lain yang punya volume sama, saya bela-belain deh pilih si Minute.

Hingga akhirnya saya bertemu dengan sebuah film dari Annie Leonard tentang “cerita air botol kemasan” atau yang bahasa aslinya adalah “the story of bottled water”. Dialkisahkan dalam film tersebut yang berdurasi hanya 8 menit ini, saya akhirnya menemukan sisi terdalam dan fakta seputaran air minum dalam kemasan.

Jika bicara tentang plastik yang dihasilkannya, tentu saja masalah itu sepertinya dapat terpecahkan karena banyak pemulung yang mengais rejeki darinya karena plastik itu akan di daur ulang (begitu katanya). Benarkah (temukan jawabannya dalam film)?

Lalu bagaimana akhirnya air minum dalam kemasan mengubah pola hidup saya waktu itu dan membuat saya seakan tak berdaya jika saya tak meminumnya (mungkin anda juga termasuk).

Menurut dalam film, hal-hal tersebut terjadi karena adanya “manufactured demand” atau kalau dibahasalokalkan artinya adalah “permintaan pembuatan”. Kenapa sampai terjadi sebuah permintaan untuk dibuat, tentunya ini kembali berasal dari masyarakat yang ternyata…. jreng jreng jreng

MEREKA MENAKUTI KITA, menakuti kita dengan menyebarkan isu bahwa air sumur atau air ledeng itu tidak sehat. Strategi pemasaran yang cukup berhasil. Ketidakpercayaan kita terhadap air sumur atau air ledeng semakin diperbuas dengan kualitas yang secara kasat mata (dapat dilihat) tidak jernih. Saya sendiri termasuk orang yang termakan rasa takutnya. MEREKA MENGGODA KITA, ya menggoda kita dengan iklan-iklannya yang menyatakan “berasal dari air pegunungan asli” atau gambar-gambar alam yang menghiasi label minuman seakan mengatakan semua ini berasal dari alam yang murni dan terjaga. Benarkah? Padahal, nggak semuanya itu asli berasal dari yang namanya pegunungan. Ya dicampur-campur gitu deh lah. Klo pun iya berasal dari pegunungan, tahukah bagaimana proses itu semua terjadi? Tidaklah sealami apa yang mereka tampilkan dilabelnya. Baca ini. MEREKA MENYESATKAN KITA. Kita disesatkan dengan pemikiran-pemikiran mereka yang menyatakan bahwa air yang biasa kita minum itu tidak sehat dan tercemar. Padahal yang membuat pencemaran itu justru adalah… si Industri pembuat minuman dalam kemasan itu sendiri!! Hah. Dan dengan penuh keyakinan mereka mengatakan bahwa Air minumnya menyehatkan karena mengandung bla bla bla bla..

“Sebuah perusahaan terkemuka yaitu Nestle mengatakan “Bottled water is the most enviromentally responsible consumer product in the world”. Maksa sih (masa sih)? Jika menilik lebih dalam bagaimana sebuah air minum dalam kemasan botol diciptakan, berapa banyak minyak yang digunakan sebagai bahan baku plastik kemasan? Berapa jauh perjalanan yang dilakukan hingga sampai di pertokoan? Berapa lama air tersebut kita konsumsi, tak lebih dari 2 menit? Dan kemudian, menjadi sampah…”

Udah mah hidup saya sesat, disesatkan pula dengan air minum. Sungguh betapa malangnya nasibku.

Sulit memang menghadapi realita hidup yang seperti ini. Tak bisa saya menampik kenyataan bahwa mereka (air minum dalam kemasan, red), telah berhasil mempengaruhi hidup saya. Mempengaruhi lidah saya hingga mencuci otak saya, dengan kata-kata buaian “minuman dalam botol kemasan rasanya lebih lezat ketimbang air yang sumur/ledeng yang dimasak”.

Dibalik kesuksesan mereka, saya sadar bahwa selama ini saya hidup dalam bayang-bayang konsumerisme yang mereka bangun. Kini saatnya saya mengendalikan!! Mengambil kembali hak saya yang secara tidak sadar sudah mereka renggut!!

Ismail Agung terus berusaha mengurangi tingkat ketergantungan terhadap air minum dalam kemasan!!!

Salam Acuh

8 comments

  1. radi · April 1, 2010

    kenapa PDAM ga bisa buat air yang bisa diminum langsung ya..

    • Ismail Agung · April 1, 2010

      biayanya masih mahal… mungkin itu kendalanya…
      bukan berarti tidak bisa.

      klo di cerita film yang saya maksud, justru air minum ledeng yang bisa diminum langsung malah di disesatkan oleh iklan-iklan air minum dalam kemasan.

  2. Huang · April 1, 2010

    mas gimana cara kamu bikin tulisan dibagi jadi 3 kolom dan ada fontnya yang berbeda?

    btw, semoga kontesnya sukses ya🙂

    • Ismail Agung · April 1, 2010

      anda pake windows? klo pake linux atau pake mac saya tidak bisa kasih solusi…

      tapi klo pake windows silakan cari yang namanya windows live writer.
      http://download.live.com/writer

      download lalu instal. usahakan pada saat instal terkoneksi dengan internetnya.

      setelah instal, (saya lupa jalan cerita waktu instal) tambahkan akun blog anda. klo pake WordPress silakan klik other blog service. lalu isi data yang diminta.

      nanti dia butuh waktu untuk mengkofigurasi isi dari windows live writer dengan mengambil beberapa data dari blog anda berupa category dan tampilan preview..

      mungkin cukup sejenak dari saya. selamat mencoba dan mengeksplorasi tulisan anda.

      • Ismail Agung · April 1, 2010

        btw again, kontes apa yah?

      • Huang · April 2, 2010

        kirain kontes kumkum yang dagdigdug itu loh.. tentang gree life🙂

      • Ismail Agung · April 2, 2010

        Oh, artikel yang ini tidak saya ikut sertakan karena memang sudah ditutup.

        Orientasi saya bukan untuk lomba,kok. Klo untuk tulisan ini memang ingin mencoba untuk berbagi dengan orang-orang sekitar.

  3. Nur hasnah · April 3, 2010

    tq ya informationnya. untuk kita semua jangan terpengaruh dengan iklan yang ada di televisi namanya saja iklan. saya juga korban yang suka dengan minuman bottle seprti pocarsweat. untung itu saja thanks alot

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s