JAKARTA BEBAS PLASTIK tahun 2011

Fauzi Wibowo bikin gebrakan baru…

Hebat. Klo bisa terwujud.

Bukan maksud saya pesimis, cuman kaget aja klo tiba-tiba Gubernur satu ini bikin gebrakan yang menurut saya fenomenal dan dalam jangka waktu yang menurut saya cukup pendek untuk sebuah program penyadartahuan masyarakat.

Dilihat dari segi tujuannya sih saya selalu mendukung akan gerakan-gerakan atau program-program yang mengarah kepada perbaikan lingkungan. Tapi dipikir-pikir, Jakarta gituh bo.. Yang isinya ada Jakarta Barat, Timur, Selatan, Utara, Tengah dan lain-lain. Jakarta itu kota besar, kota metropolitan, kota semrawut, kota yang paling banyak uang mengalir, kota yang tingkat kejahatannya tinggi, kota yang dicari para pengangguran, kota tempat saya numpang lahir, kota tempat pak SBY dan teman-temannya ngantor. Semua ada di Jakarta, begitu kata iklan pariwisatanya. Hectic banget lah pokoknyamah.

Rencana untuk mencapai target pun disusun, antara Pemprov DKI Jakarta dan Kamar Dagang Industri Jaya yang akan membuat kesepakatan dengan para pengusaha untuk mengurangi pemakaian kantong plastik.

Sebagai tahap awal mereka akan menandatangi kesepakatan dengan asosiasi pengusaha ritel Indonesia atau Aprindo. Jadi para toko-toko semacam Indoapril, Alfaapril, Yoapril, serta Supermarket, Hypermarket dan market-market yang menggunakan kantung plastik akan menghapuskan penggunaan kantung plastik sebagai fasilitas gratis berbelanja.

Lalu bagaimana dengan market-market tradisional yang jorok, becek, kadang kumuh, bau dan ah nggak assssssssssssssssssssyik pokoknyamah?

Tenang saja, dalam satu tahun ini katanya akan dilakukan sosialisasi kepada masyarakat sambil mencari pengganti kantung plastik. Walah sekarang tuh udah 2010, targetnya kan 2011. Waktunya habis buat sosialisasi dong!

Lalu bagaimana tanggapan para pelaku usaha mengenai program bebas plastik ini?

Menjurut Direktur Utama PD Pasar Jaya, Djangga Lubis, menuturkan, PD Pasar Jaya siap menerapkan program penghapusan kantong plastik untuk berbelanja di lingkungan pasar tradisional yang ada di Jakarta. Sebab, lanjutnya, PD Pasar Jaya telah melakukan nota kesepahaman mengenai pasar berwawasan lingkungan di seluruh pasar tradisional. “Kami akan lakukan sosialisasi ke pedagang. Tapi yang paling penting yaitu bagaimana kita dapat memberikan alternatif pengganti kantong plastik. Jangan hanya melarang saja,” tandas Djangga yang yakin program penggantian kantong plastik ke bahan yang ramah lingkungan dapat diterapkan di pasar tradisional.

Saya setuju dan sepaham dengan pernyataan dari Bapak Djangga Lubis. Masyarakat umum tentunya akan mengikuti program yang dimaksud apabila barang alternatif sebagai pengganti kantung plastik tersedia dan mudah didapat. Dan jangan lupa, murah.

Kita doakan saja semoga program ini berhasil. Dan jangan sampai dana untuk sosialisasi Jakarta bebas Kantung Plastik malah keselip ke kantong yang lain. Kalau Jakarta aja bisa, kenapa nggak dengan kota-kota lainnya yang lebih kecil cakupan wilayahnya. Setidaknya kesuksesan program ini bisa menjadi titik acu perubahan bagi kota-kota lainnya.

Iya, Kenapa tidak…

3 comments

  1. opk_17 · Maret 29, 2010

    pokonya dukung terus “dunia tanpa plastics”

  2. steven · Desember 2, 2010

    sangat bagus, save jakarta

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s