ini bukan salah EDISON

Entah apa jadinya jika Thomas Alfa Edison tidak menciptakan lampu.

Dunia tidak lah akan segemerlap saat ini. Penemuan Edison setidaknya telah menerangi hari-hari penuh kegelapan manusia di kala mentari terbenam dan fajar tiba.

Apa jadinya jika Edison masih hidup dan mahakarya terbaik sepanjang masa umat manusia justru menjadi penyebab dari akhir bumi.

Mungkin dia akan menyalahkan 1% idenya yang ternyata adalah 1% dari kehancuran dunia.

Bukan salah Edison jika Tuhan menganugerahkan daya cipta kepadanya. Ini semua kembali kepada manusia-manusia (termasuk saya) yang dengan rakusnya menghamburkan jutaan bahkan milyaran energi hanya untuk menerangi kehidupannya.

Bukan rasa takut akan gelap yang membuat manusia saat ini mencintai gemerlapnya cahaya. Tapi kesenangan saat menikmati kegelapan lah yang membuat kita selalu puas berfoya-foya menyorotkan cahaya pada ubin-ubin yang menghentakkan kaki untuk berdansa.

Tak ada lagi kesenangan menikmati bintang yang semakin memudar. Habis hilang terbenam tenggelam dikalahkan benderangnya bintang-bintang dalam kota.

Sekali lagi ini bukan lah salah Edison yang mencurahkan keringatnya saat menghadapi 99% kegagalan. Ini adalah kelalaian manusia-manusia (termasuk saya) yang tidak pernah menghargai setiap detik yang bumi berikan untuk menghidupi makhluk di dalamnya.

Untuk BUMI dan EDISON di dalamnya. Satu jam ini, kami kembali ke abad kegelapan untuk menyongsong abad baru..

EARTH HOUR  27 MARET 2010,  20.30-21.30.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s