INTRODUCING “JH” sang penyelamat di kala hujan

Yoy!!

Di postingan sebelumnya saya sempet nge-bahas tentang si JH. Nah kali ini saya bermaksud untuk lebih mengeksplorasi si dia ah. Daripada bermuram durja mengingat peliknya hidup dalam kemacetan.

Eits, saya review si JH bukan berarti saya mau nyombong. Sekedar berbagi kisah saja.

Perkenalkan, namanya JH (baca: Ji Eight) alias Jas Hujan yang kehadirannya semakin melengkapi kebutuhan saya bersama Yelli di kala hujan turun dengan gempita?

Warnanya kuning “ngejreng”, bener-bener semakin melengkapi perjalanan penuh cinta si Yelli. Harganya tentu saja lebih murah dibandingkan dengan Raincoat atasan bawahan, namun tetap saja menguras isi kocekku hingga tiga hari ke depan. Tapi mau gimana lagi, needs to buy gitu loh.

Demen banget deh si aku sama warna kuning.

Nggak juga kali, cuman pengen bereksperimen gila-gilaan dengan warna-warna primer. Backpack warna biru, daypack biru, drainbag biru, trus dipadupadankan dengan warna kuning. Sepeda kuning, helm kuning, jas hujan kuning. Nendang gitu deh warnanya sama mata.

Ya iya lah, warna primer diadu sama primer lagi. Jelas nggak ada yang mau ngalah.

Dulu sempet aku merasa norak dengan kombinasi warna antara kuning dan biru. Gara-garanya ruang kelas aku dulu dicat dengan menggunakan warna tersebut dan menurutku nggak catchy banget. Entah salah pemilihan turunan warna atau cara ngecatnya yang frontal tanpa garis gradasi yang seakan mengesankan pertarungan dua warna.

Itu dulu…!

Klo sekarang sih sah sah saja menurutku mah. Tergantung yang dipadupadankannya apa dulu.

Kehadirannya yang menggantikan peranan si jas hujan abal-abal lumayan cukup membantu. Meskipun penampilannya yang berkesan tipis dan mudah sobek, nyatanya dia tahan terhadap air dan nggak tahan sama api dan juga gunting.

Ukurannya pun nggak kira-kira goblognya (gombrang, lebar). Mungkin ada sekitar dua kali keliling badan aku. Tadinya sih mau beli yang kecilan dikit, tapi sempit bener waktu aku coba pakai dengan kondisi si daypack berada di dalamnya. Ya weislah, aku pilih yang ukurannya super lebar deh. Jadi bisa serta merta melindungi daypack yang udah hampir 9 tahun menemaniku.

Mudah-mudahan saja si JH bisa menjalankan fungsinya dengan baik.

Buat Bandung, jangan buru-buru cerah deh biar si JH bisa nyombong dulu. Hehehehe…

2 comments

  1. diltakudilkudil · Maret 12, 2010

    warna kuning mirip dengan warna….

    • Ismail Agung · Maret 12, 2010

      Warna matahari!! Warna golongan karyo… Warna sepedaku si Yelli hehehehe…

      (untung aku berpikir positif)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s