MENGETIK CEPAT ala SWITZERLAND

Hah, memangnya ada yah teknik mengetik ala Switzerland?

Ga ada ding. Bohong besar judul postingan kali ini. Tapi diantara kedua kata tersebut memang ada korelasinya.

Semuanya berawal dari pembicaraan dengan teman lama –Eva- yang sudah lama banget nggak chatting. Udah lama nggak chatting soalnya saya sedang males untuk berhadapan dengan pernak-pernak chat baik itu YM maupun FB. Ah males we…

Dari sekedar menyapa tentang apa kabar, pembicaraan tiba-tiba merembet kepada salah satu lowongan untuk berpartisipasi dalam youth forum yang berpusat di Switzerland.

Caranya cukup mudah, hanya menjawab salah satu dari empat pertanyaan berikut:

  1. Climate – Energy – Human Security: How are you engaged in one or more of these key words?
  2. What impact has climate change had on you, your family or your community?
  3. What is your practical and/or innovative solution to tackle the climate challenge?
  4. How are you active in the field of climate change?

Jawaban bisa diberikan melalui teks, foto bahkan video. Wah gampang sekali yah!!

Sayangnya, untuk memberikan jawaban tersebut dengan cara metode foto dan video sepertinya tidak memungkinkan untuk diiakukan. Mengingat batas waktu mengumpulkannya adalah hari ini. Hari ini 1 maret 2010.

Sedangkan untuk jawaban dengan menggunakan teks harus dalam bahasa Inggris dan tidak lebih dari 500 kata. Beuh bahasa inggris, bahasa Indonesia aja acak kadut ngomongnya.

Tunggu dulu, sekarang kan udah tanggal satu maret, malah beberapa menit lagi sudah tanggal 2 maret. Tenang, hitungan waktunya menurut waktu bagian Switzerland kok. Masih ada sekitar enam jam waktu Switzerland setempat berganti hari. Masih ada sedikit waktu untuk merangkai kata.

Entah semangat mana yang tiba-tiba merasuk hingga akhirnya menulis itu seperti keran air yang terbuka lebar. Jemari dan otak tersinkronisasi menjadi pasangan goblok yang meracau kesana kemari.

Otak aku bilang “mudah” eh jemari aku nulis “muda”. Maka tulisan final yang tak sempat di edit kembali dan langsung diterjemahkan menggunakan google translate menghasilkan tulisan-tulisan ngaco itu diterjemahkan dengan ngaco pula.

“tidak mudah mencintai lingkungan” –> hasil translate yang betul “it’s not easy to love the environment” –> hasil transalate ngaco “it’s not young to love the environment”…

Hancur minah!!!!

Belum lagi jumlah kata yang dibatasi hanya 500 saja. Setelah di translate kok malah nambah banyak. Wah musti cut-cut nih. Bingung, tulisannya ngaco semua, mana yang musti di cut?

Asal tarik aja lah….

Sembodo dot com!!!

Finally, bisa juga saya kirimkan. Diterima atau enggak yah untung-untungan aja lah. Bagus-bagus klo bisa keterima dan saya bisa ke Switzerland gratis, hehehehe ngareup boleh dong.

Ah menulis cepat ala Switzerland ternyata… melelahkan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s