Belajar Gaya Hidup Frugal

Gaya hidup frugal!!

Hm apakah itu?

Apakah ada hubungannya dengan gaya hidup vulgar?

Nggak nyambung ah!

Klo teman-teman pernah menonton film 11th Hours-nya Leonardo Dicaprio tentunya teman-teman akan menemukan kata tersebut di dalamnya.

Menelisik lebih jauh, Rabu Belajar Sahabat Kota kali ini akan membahas tentang gaya hidup frugal yang dipandu oleh Saska sebagai moderator dan Mbak Danti sebagai pembicara.

Mengawali pembicaraan tentang gaya hidup frugal, kawan-kawan sahabat kota terlebih dahulu disuguhi oleh beberapa film pendek yang membahas tentang gaya hidup frugal. Sedikit nggak ngerti sih, karena pake english bukan bahasa language. Tapi sedikit-sedikit bisa ketangkep kok.

Well, setelah puas menonton film pendek kami berlanjut membedah isi film yang disampaikan. Sambil perkenalan, tiap-tiap kawan sahabat kota mengutarakan pendapatnya tentang film yang baru saja ditontonnya. Ada yang bilang frugal itu adalah mencoba hidup untuk irit, ada juga yang bilang hemat tapi tidak pelit, lalu ada juga yang berpendapat untuk berpikir panjang terhadap setiap barang yang akan dibeli. Kurang lebih seperti itu kesan yang ditangkap dari filmnya. Klo menurut ku sih gaya hidup ga boros (sama aja kali!).

Lalu apa pengertian dari frugal atau frugality atau frugalitas itu sendiri. Nah, jadi kata Mbak Dan gaya hidup frugal itu intinya gaya hidup kita dalam rangka mengurangi beban kita terhadap alam. Suatu gaya hidup dimana kita bijak menggunakan semua yang ada dalam hidup kita baik barang dan jasa dengan mengoptimalkan apa yang ada untuk mencapai tujuan jangka panjang.

Begitu katanya. Untuk lebih lengkapnya bisa dilihat di sejuk bumi.

Setelah mendengar sedikit penjelasan tentang apa itu frugal, kini kawan-kawan sahabat kota dibagi menjadi tiga kelompok untuk membuat tips-tips hidup frugal dalam ruang lingkup rumah tangga. Ketiga kelompok tersebut dibagi berdasarkan ruang-ruang yang ada dalam rumah yaitu
Kelompok a: Kamar mandi, tempat cuci dan halaman.
Kelompok b: dapur, dan ruang makan.
Kelompok c: ruang tidur dan ruang keluarga.

Baiklah, untuk merumuskan tips-tips hidup frugal di rumah kami diberi waktu sekira 10 untuk menuliskannya di kertas plano. Diskusi kecil pun dimulai. Dan ide-ide baik yang serius maupun semi serius bermunculan menghiasi kertas plano.

Times Up!!

Kini tips-tips yang tiap kelompok curahkan di kertasnya dioper-oper ke kelompok lain dan ditambahkan bila masih ada ide-ide lain yang tidak sempat si kelompok empunya tuliskan.

Ada puluhan tips yang tertulis tentang gaya hidup frugal, dari sekian tips tersebut kami diharuskan memilih “The 5 top choice” yang kira-kira relevan untuk dilakukan.

Hore, akhirnya kami punya 35 tips gaya hidup frugal di dalam rumah (bisa dilihat di foto). Meskipun penuh canda tawa saat menuliskannya, tentunya tips-tips yang ditulis oleh kawan-kawan sahabat kota adalah the easiest thing that we could (nulis aja pake bahasa inggris, disuruh nonton aja bilangnya nggak ngerti).

Klo dipikir-pikir ternyata gaya hidup frugal itu bisa juga dikatakan sebagai hidup yang sederhana. Walaupun pada prakteknya selalu bertentangan dengan sebuah keinginan dan kebutuhan yang sebenarnya nggak penting-penting amat.

Sederhana itu tidak mudah memang. Karena keinginan manusia tidak pernah puas terhadap sesuatu. Ngerasa banget sih. Selama 2009 kemarin saja saya menganti hp sebanyak tiga kali. Dan nggak jadi keren, tapi lebih fungsional. Hehehe…

Untuk memulai gaya hidup frugal, sepertinya kita harus mulai memilah-milah barang yang akan dibeli klo kata Mbak Dan “Needs to create” (bingung lagi deh).

Sebelum menutup ReBel, ada sebuah kutipan dari kawan Dimas tentang harta “Harta karun yang tak ternilai” karya Dewi Lestari, yang katanya…

“Semua itu (Harta karun, red) sebenarnya ada di sekitar kita. Yaitu barang-barang yang tidak pernah kita gunakan dan tersimpan tersembunyi di dalam lemari. Itulah harta karun tak ternilai”.

Gaya hidup frugal, baiklah akan saya coba terlebih dahulu dengan membeli netbook.

Catatan: gaya hidup frugal bukan berarti gaya hidup seperti si Botak Hagemaru!!

klik untuk fullsize

12 comments

  1. nadia · Februari 17, 2010

    ouh….gitu toh kang agung….
    kang emg kgiatan.a slalu hr rabu iia?
    kasian bgd c gw sllu ga bisa ikut gara” bentrok kuliah…
    arghhhhhh

    • Ismail Agung · Februari 17, 2010

      Untuk saat ini dan seterusnya akan selalu hari rabu. Klo ganti hari lain berarti ganti nama bukan Rebel rebo belajar.. Ntar lah klo ada acara selain hari rebo tak kabari deh.

  2. anil · Februari 18, 2010

    agung,,,,
    mkasi atas crita dari ke-frugal-annya,,,
    kmaren pengen bgt dateng, tapi gak bisa euy,,,
    jd kebayang serunya🙂

    • Ismail Agung · Februari 18, 2010

      Sama-sama anil. Eh tulisan aku tentang kamu feat mas Afif juga ada kok, tentang Kabut Peradaban tea.. Mohon koreksinya.

      Ayo nil kita frugal-frugalan.

  3. Naja Raya · Maret 1, 2010

    kalo naek motor ngebut terus nglanggar lampu merah tu yang namanya “frugal-frugalan”..😀
    saluuuttt buat kang ung-ung yang sangat mencintai bumi ini…mo ikut2an aaaaaahhhhhh..bole ya…

    • Ismail Agung · Maret 1, 2010

      hahahaha tepat sekali… klo naik motor lama-lama juga nanti badan bisa frugal… pengen dipijat hahahaha…

      Boleh ikutan, syaratnya gampang kok cuman bertapa selama 2000 detik aja. merenungkan apa saja yang pernah dilakukan untuk bumi tercinta dan apa yang akan dilakukan untuk bumi yang dicintai…

      hahahaha, earth lovers banget nih. Baru kamu yang bilang loh klo saya sangat mencintai bumi… yang lain mah bilangnya aktipis (aktif pipis)…

      [

  4. Naja Raya · Maret 1, 2010

    2000 detik,merenung???yaa…kalo saya selama itu dah bisa dipake buat molor, merekat erat pada bantal…ga pake mikir..hihihihi😀 itu ramah juga kan??ramah pada bantal…

    • Ismail Agung · Maret 1, 2010

      ramah asal, lampunya dimatikan, tv yang nggak ditonton off, charger hp yang nggak kepake udah dicabut, udah gosok gigi, cuci kaki, berdoa sebelum tidur..

      dan yang terakhir, elus-elus bantalnya sebelum merebah…😛

  5. Naja Raya · Maret 1, 2010

    Ada ajalah pesannya kang ung ung ini…

    • Ismail Agung · Maret 1, 2010

      daripada pesan gorengan 5 kilo… mending pesan beras sekarung.. (nggak nyambung nih si Ung!!).

      Baiklah klo begitu saya pesan nasi nggak pake kuah, nggak pake sambel, nggak pake lama, nggak pake bayar…

  6. hani sentana · Maret 11, 2010

    hidup sederhana mah udah ajaran warisan dari nenek saya mas Agung. Baca deh tulisan saya yang judulnya Buyang. Tapi nenekku meneladani Rasulullah saw katanya, jadi kami mau ikut juga aahh…

    Btw, kamu ikut kegiatan Rebel ini dimana siih…. dah gitu kegiatan kamu seru2 yaaa….
    sayang aku dah emak2 jadi dah gada waktu buat seru2an gitu, cukup ngurus rumahtangga, kasih les matematika, n sisa waktu buat buka internet

    Salaaam…

    • Ismail Agung · Maret 12, 2010

      tepat sekali bu, sudah warisan dari nenek moyang. Namun semakin majunya jaman dan kurang tersaring dengan baik, jadinya yang kotor-kotor ikut mencemari warisan yang sudah turun temurun.

      Kegiatan Rebel (rebo belajar) adalah agenda rutin setiap hari rabu yang digawangi oleh rekan-rekan yang terhimpun dalam Komunitas Sahabat Kota (bandung). Jadi ceritanya Sahabat Kota mencoba mengeksplorasi potensi-potensi yang dimiliki oleh kota bandung (khususnya) dan juga kota lain tentunya yang sekiranya bisa menambah informasi dan semakin mencintai kotanya sendiri (tidak hanya seputaran lingkungan, tapi juga sosial dan edukasi).

      Untuk tema di chandra Maret ini sendiri berhubungan tentang Bandung Lautan Api. Untuk lebih lengkap bisa dilihat di
      http://sahabatkota.multiply.com (ada di sidebar KSK).

      atau join di fesbuknya.

      ibu-ibu juga suka ada yang ikut kok… hehhee

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s