Sepeda Amatir goes to Pangalengan 2, Jalur alternatif Pangalengan-Gambung

Selamat Idul Adha semuanya.

Kemarin melewatkan Idul Adha di negeri orang. Ga bawa baju ganti dan layak untuk shalat Ied, terpaksa meminjam sebentar sajo ke Kang Nundang.

Ga berlama-lama, selesai shalat Ied saya tidak menyempatkan diri untuk looking-looking kesibukan para warga yang menyembelih hewan kurban. Padahal di sini lumayan banyak hewan yang dikurbankannya, seingatku sih waktu ceramah banyak yang kurban sapi ketimbang domba. Maklum aja, disini kan kebanyakannya juragan sapi.

Haji ini, Haji itu, Hajjah ini, Hajjah itu dan haji-haji ji jalan. Semuanya ngurban sapi. Baghus!!

Persiapan untuk kembali pulang lumayan lebih berat dibanding waktu keberangkatan. Banyak barang tambahan berupa palu, kampak, gergaji (peralatan tukang), pompa ban, kaos hasil nge-cet, serta beberapa instrumen bermain yang dulu tak sempat untuk dibawa kini dibawa pulang.

Untuk rencana kepulangan ke Bandung ini saya akan mencoba mengambil jalur lain. Maksudnya rute pulang tidak sama dengan rute pada saat berangkat. Ya, rencananya saya akan mengambil jalur hutan Gunung Tilu dan keluar di daerah Gambung Ciwidey. Lokasi tempat saya dulu menghabiskan masa-masa relawan sebelum pindah  ke Pangalengan.

Klo dari Pangalengan itu arahnya menuju ke Situ Cileunca, tapi sebelum mencapai Situ belok ke kanan ke arah Gambung. Untuk setengah perjalanan pertama memang cukup melelahkan karena jalannya menanjak terus menerus. Tapi untungnya, jalur Gambung ini bisa dibilang lumayan sepi dari hilir mudik kendaraan. Terutama kendaraan besar. Jadi nggak perlu khawatir bakal disalip kendaraan.

Di jalur ini setidaknya ada tiga pemandangan yang bakal disajikan, yaitu perkebunan sayur, hutan, dan perkebunan teh yang sungguh-sungguh sangat luas dan beda banget dibandingkan kebun teh puncak. Dan lagi di beberapa lokasi terdapat gua yang  dulunya pernah digunakan sebagai tempat persembunyian semasa jaman Jepang dan juga pemberontakan DI/TII. Ga dalam-dalam amat sih, paling cuman lima meteran.

Di jalur ini juga ada tempat yang biasa digunakan untuk olahraga/ aktivitas sungai yaitu Rahong. Sayangnya ketika saya lewat sedang sepi-sepi saja (ya iyalah pada lebaran kali orang-orangnya). Air sungainya lumayan cukup menarik untuk sekedar mandi, basah-basahan serta eheum.

Di pertengahan hutan, perjalanan semakin menyenangkan, karena di sisa jalur ini saya tidak usah bercapai-capai mengayuh sepeda. Hampir seluruhnya berupa turunan yang tidak terlalu curam, namun tetap harus waspada karena jalurnya berkelok-kelok serta beberapa jalannya berlubang-lubang sehingga tangan musti tetap siaga untuk mencengkeram rem.

Keluar dari hutan barulah pemandangan perkebunan teh yang berhektar-hektar luasnya seakaan menyelimuti dari kiri dan kanan. Apalagi pada saat diguyur kabut serta disiram mentari yang baru muncul dari balik bukit, wah keren banget lah pemandangannya. Belum lagi pabrik tehnya yang bersebelahan dengan kebunnya, pasti menghasilkan teh yang segar (mengutip iklan susu realGOOD, hahaha).

Sebagai pesepeda amatir, saya rasa jalur Pangalengan-Gambung ini perlu dicoba. Lumayan menghadirkan suasana yang berbeda dan tentunya jauh dari terjangan asap knalpot kendaraan bermotor yang hilir mudik. Selamat mencoba!

2 comments

  1. henricus · Juni 26, 2010

    mas, saya tertarik mencoba rutenya, boleh tau rute lengkapnya gak?

    • Ismail Agung · Juni 26, 2010

      rute lengkapnya… klo dari pangalengan ambil jalur ke kiri (ke arah situ cileunca)… sebelum sampai situ ada pertigaan (ada pos nya juga) belok ke kanan.

      ikuti saja jalurnya..
      nanti keluar masuk hutan, perkebunan teh dan pada akhirnya keluar di perkebunan teh gambung.

      dari gambung, ikuti saja jalan yang bagusnya. nanti keluar di daerah pasir jambu ciwidey kok.

      klo sudah di Pasir jambu, sepertinya mudah di mengerti jalur untuk pulang berikutnya (bandung/soreang/ciwidey)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s