Tips Menggunakan Masker Saat Bersepeda

konvensional style.

ini adalah cara menggunakan masker yang baik dan benar. masker menutupi area hidung dan mulut yang rentan terhadap terjangan asap kotor. disarankan bagi para pesepeda yang bersepeda di lingkungan padat kendaraan.

hareeng style.

cara menggunakan masker ini lebih dikhususkan bagi para pesepeda yang sedang dalam kondisi demam dan panas. disarankan menambahkan es batu untuk mengompres.

selain untuk yang demam, cara memakai masker ini juga berlaku bagi pesepeda yang sedikit mengalami gangguan fungsi otak. pemakaian yang tepat dapat menghindari polusi yang bisa masuk ke pori-pori otak.

emak-emak style.

masker  giwang. cocok sekali bagi para pesepeda yang ingin kelihatan gaya tapi tidak punya anting. akan lebih chic jika masker digantungkan di kiri dan kanan telinga. terlihat indah pada saat terkena hembusan angin sembari bersepeda.

anti jigong style.

sangat disarankan bagi para pesepeda yang mempunyai masalah dengan bau mulutnya sendiri. udara segar mungkin tidak terasa istimewa bila tercampur oleh bau-bau kurang mengenakkan, apalagi jika sebelumnya menghabiskan satu bakul jengkol.

lebih bagus jika masker ditambahkan aroma terapi atau kamper.

hook style.

gaya kapten hook. cocok untuk pesepeda preman. menambah penampilan gahar, segan serta ditakuti. yang bertampang omes harap menghindari gaya tersebut, karena dapat menimbulkan persepsi bahwa anda pesepeda yang doyan ngintip terus sampai bintitan.

ngutang style.

cocok sekali untuk para pesepeda yang sedang ditagih-tagih hutang. cara memakai masker ini akan menyamarkan penampilan anda sehingga tidak diketahui.

selain itu cocok pula untuk pesepeda yang berprofesi sebagai selebritis, teroris, koruptor, bahkan tukang las. cara penggunaan masker ini akan meloloskan anda dari kejaran infotainment, polisi, kuli tinta dan juga tukang jamu.

pesek style.

jika anda kurang PD dengan ukuran panjang hidung, saya sarankan anda menggunakan style ini. selain itu jika anda merasa terganggu dengan bulu hidung yang panjang gaya ini dapat melindungi bulu hidung anda dari terpaan angin yang berhembus.

5 comments

  1. zipoer7 · Februari 6, 2010

    Salam Takzim
    Lucu habis kang
    manstab, bawa batu es karena demam
    Salam Takzim batavusqu

  2. thisisrizka · Juli 8, 2010

    ckckckck, saya paling suka ngutang syle! selain bisa membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lain, cara pake yg ini lebih stylish! wekekekeke.. :))

  3. mylitleusagi · Juli 9, 2010

    ha…ha..ha..ha
    ini toh alasannya..

  4. wardhanaaditya · September 22, 2010

    lol.. boleh ya oom di repost di blog saya
    aditgoshgosh.wordpress.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s