Biar sisa yang penting kebagian

Ga kerasa udah satu minggu di Pangalengan. Besok mau pulang sebentar ke rumah, trus maen ke Bandung mengunjungi tempat-tempat yang belum sempat Silaturahim.

Kepengennya sih sebelum balik barang-barang yang masih nyisa mau dibongkar muat. Terutama sisa-sisa bingkisan yang masi ada sekitar 40 bungkus lagi. Rencana yang kepikiran kemarin sih mau dibagikan langsung ke sekolah.

Berhubung data jumlah siswanya udah dapat, sisa bungkusan mau dibongkar lagi dan disesuaikan berdasarkan kebutuhan tiap kelasnya. Mungkin terkesan tidak adil karena pembagian tidak lah merata untuk setiap kelasnya. Jadi, bingkisan yang diterima adik-adik kelas satu akan berbeda sekali dengan yang diterima oleh kelas enam. Namanya juga barang sisa, jadi ya seadanya aja dapatnya. Yang jelas mah dalam satu kelas menerima bingkisan yang serupa tiap siswanya.

Kondisi sekolah yang hendak dituju Alhamdulillah tidak ambruk seperti di Gambung. Tapi karena kekhawatiran para guru terhadap sebagian ruang kelas yang diduga tidak layak untuk kegiatan belajar memaksa mereka untuk memindahkan siswa pada ruangan lainnya. Akibatnya terjadi perubahan waktu belajar bagi siswa kelas empat hingga enam yaitu masuk pukul 10.30 pagi usai adik-adiknya beres KBM.

Justru bagus juga sih klo jam sekolah mereka di shift. Jadi memudahkan saya untuk mengangkut bingkisan ke sekolahnya. Ga sekaligus maksudnya.

Kehadiran saya di SD CIJEMBAR disambut sepi oleh guru-gurunya. Maklum mereka sedang sibuk ngajar. Sedangkan guru lainnya belum pada datang. Setelah berbincang-bincang dengan gurunya tentang maksud dan tujuan kedatangan saya mereka lalu menyambut gembira. Hari sebelumnya saya sudah bertemu dengan kepala sekolah dan meminta izin kepada beliau, namun pagi ini beliau sedang tidak ada di tempat karena dipanggil oleh dinas.

Tanpa banyak basa basi lagi, bingkisan-bingkisan yang sudah disortir dibagikan tiap kelasnya. Nah klo bagi-bagi di kelas rasanya lebih tertib karena setiap anak duduk di bangku masing-masing. Ga ada tuh cerita desak-desakan berebut bingkisan.

Untuk kloter pertama sudah beres dengan aman. Selanjutnya kloter kedua akan dibagikan nanti siang setelah mereka masuk sekolah. Ada beberapa bingkisan yang masih tersisa, sebenarnya sih sengaja dilebihkan untuk dua anak tapi dilihat dari sisa jumlahnya sepertinya ada yang tidak masuk sekolah. Waduh kenapa yah? Semoga saja mereka tidak apa-apa.

Oke deh sekarang pulang dulu, nanti balik lagi ke sekolah sambil bawa bingkisan untuk kelas empat sampai enam. Setelah itu beres-beres barang siap-siap balik ke rumah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s