Back to School, Kembali Pada Rutinitas Sebelumnya

Hari ini adalah hari pertama adik-adik kembali ke sekolah setelah libur panjang lebaran. Pastinya mereka saat ini tengah bersuka cita dengan suasana sekolah yang mungkin cukup lama mereka tinggalkan.

Dari awal saya terjun ke sebagai relawan untuk gempa telah membuat komitmen pribadi tentang sampai kapan. Ya sampai kapan saya akan terus mengurus adik-adik ini.

Secara teoritis psikologi mungkin batasan pendampingan adik-adik berakhir bila target pemulihan sudah tercapai. Akan tetapi saya bukanlah instruktur dari psikologi dimana teoritis dan prakteknya merupakan acuan kerja dalam penanganan anak.

Secara pribadi saya berkomitmen akan berhenti mendampingi adik-adik bila kegiatan belajar mengajar sekolah sudah dimulai kembali. Harapannya sih dari pihak sekolah dan dinas pendidikan ada suatu tindakan khusus berupa penanganan trauma bagi murid-muridnya. Selain itu juga menumbuhkan sifat waspada bencana dan perilaku ramah lingkungan. Bukan sekedar mengelontorkan duit untuk rekonstruksi bangunan sekolah yang emang dari dulu nggak pernah bagus-bagus amat.

Yah namanya berharap boleh kan…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s