Gus Dur…, Pil Pahit Hutan Indonesia

Tampuk kepemimpinan Gus Dur memang menyisakan pilu yg mendalam bagi Sancang dan hutan2 Indonesia lainnya. Pembalakan liar terjadi dimana mana. Meluluhlantakan ekosistem dan sejarah yg terkandung lama di Tanah Pasundan.
Jauh sebelumnya, Sancang yg terkenal dgn kekeramatannya dikenal pula sbg wilayah Banteng Jawa, Merak, Primata, Kijang, Biawak dan satwa liar lainnya. Namun, kondisi hutan yg kini tengah pesakitan mulai sedikit demi sedikit ditinggal oleh para penghuni alaminya. Banteng Jawa yg kini dipertanyakan keberadaannya, Merak yg tak memekarkan sayapnya dan Owa yg semakin pendiam ikut hanyut seiring rusaknya hutan.
Satwa2 tetap bertahan di tengah intervensi manusia yg hilir mudik di dalam kawasan Cagar Alam. Di salah satu sungai yg sering dilalui puluhan manusia yg berziarah beberapa satwa liar masih tetap bertahan. Monyet, Lutung, Surili, Owa, Biawak, Berang2, Babi Hutan, dan ratusan jenis burung dan serangga.
Dalam kondisi kritis saja Leuweung Sancang menyimpan bnyk catatan, lalu bgmn dgn sebelumnya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s