belajar grafologi di KSK

KSK a.k.a Komunitas Sahabat Kota, awal pertemuanku dengan komunitas ini adalah ketika teman lamaku Nana tengah kebingungan mau ngapain di hari Rabu sorenya. Dia sedang gundah antara pulang saja ke rumah atau pergi ke Rabu Belajarnya KSK.

Rabu belajar adalah kegiatan rutin yang selalu diadakan oleh teman-teman dari KSK pada jam 03.00 sore bertempat di salah satu rumah, tepatnya DU 65 (jalan Dipati Ukur no 65). Kegiatan belajarnya macem-macem, dari teori hingga workshop aplikatif. Kebetulan, rabu itu materi belajarnya adalah “Bagaimana mencari ide-ide kreatif”, karena diriku saat ini lagi mandek ide pas mendengar materinya jadi langsung menyarankan si Nana untuk pergi ke sana dan mengajak diriku serta. Padahal mah sedikit memaksa. Hehehe..

Awal pertemuan dan pelajaran pertama yang aku dapat disana setidaknya bermanfaat untuk memecahkan kebuntuan ide.

2 minggu setelahnya aku ikut belajar lagi. Apalagi materi yang akan diberikan sangat menarik dan unik. Yup, hari ini kami akan belajar Grafologi. Apaan tuh grafologi? Istilah yang baru aku dengar. Secara singkatnya, grafologi adalah ilmu untuk mengenal karakter seseorang dari karakter tulisannya. Jadi, tulisan tangan yang kita buat bisa mencerminkan kepribadian penulisnya. Masa sih… tapi klo dipikir-pikir iya juga sih. Orang kembar aja pasti cara nulisnya beda.

Materi tersebut dipandu langsung oleh ahli grafologi yang sudah berlisensi dan bersertifikat resmi. Seorang ibu yang tidak terlalu tua dan tidak cukup muda, hehehe intinya mah ibu-ibu. Sebelum mengenal karakter yang ada pada tulisan, kami semua diharuskan membuat sampel tulisan sebanyak 10 baris atau lebih pada sebuah kertas putih polos. Bila telah selesai, tulisan tersebut kemudian ditandatangani.

Setelah sampel tulisan selesai dibuat, penelaahan pun dimulai. Ada sekitar 17 poin (sebenarnya ada lebih cuman lupa) yang dibahas dalam tulisan yang kami buat, yaitu:

  1. Margin
  2. Garis dasar
  3. Ukuran huruf
  4. Kemiringan
  5. Jarak spasi
  6. Tekanan
  7. Kecepatan tulisan
  8. Koneksi antar huruf
  9. 3 zone
  10. Bentuk huruf
  11. Kapital
  12. i-dots
  13. t-bar
  14. Coretan awal
  15. Coretan akhir
  16. Tanda baca dan,
  17. Tanda tangan

Setiap karakter yang tercermin dari tiap poin tersebut memiliki makna tersendiri yang menunjukkan kepribadian si penulis. Untuk pembahasan tiap poin, kayaknya saya tidak sanggup untuk menjelaskan. Takut ada kesalahan harfiah.

Kepribadian yang tercermin dari tulisan ada yang bersifat baik dan kurang baik. Nah ketika tahu yang kurang baiknya, pasti kita pengen untuk mengubah cara menulis tersebut. Bisakah kita mengubahnya? Katanya sih bisa. Menurut ibu grafolog, tulisan itu merupakan bagian dari alam bawah sadar kita. Jika kita ingin mengubahnya bisa dilakukan dengan grafoterapi. Yaitu dengan melatih menulis selama 10 menit sehari 30 hari berturut-turut.

Hmm, bener nggak yah? Cobain ah. Jikalau kepribadiannya sedikit berubah, tapi bentuk tulisan bisa jadi lebih mendingan dibandingkan ceker ayam hehehe.

8 comments

  1. nimia · Januari 27, 2009

    aku ingin belajar grafologi bisa bantu saya ga

    • agungsmile · Januari 28, 2009

      wah kebetulan hari rabu sore ini sahabat kota mengadakan rabu belajar dengan pematerinya ahli grafologi. klo bisa datang bagus sekali tampaknya. coba cek saja di facebook Sahabat kota untuk keterangan lebih lanjutnya.

    • firdous · Mei 12, 2009

      aku mau belajar praktek ni… bukannya mau pamer, cuma ingin belajar mengasahnya aja. kata bu dosen si kalo sering di asah skill kita jadi lebih peka.

      btw, kalau mau dianalisa boleh ni kirim ke alamat emailku

      di firdous_jepara@yahoo.co.id

      analisa grafis, meliputi gambar orang lengkap pada kertas vertikal, gambar pohon pada kertas vertikal, gambar orang, pohon dan rumah pada kertas horisontal. serta tulisan tangan pada kertas horisontal. semua digambar di kertas HVS. trims

  2. jhoenjb · Juni 14, 2009

    Bisa definisikan gak secara garis besar karakter org menurut tulisannya.
    Mis: kalo tulisan seorang kecil dan naik keatas di ujung kalimat berarti sifatnya agresif, dll.

    • agungsmile · Juni 19, 2009

      waduh saya lupa lagi euy. waktu itu sih ada penjelasannya. tapi klo definisi karakter tulisan lebih baik oleh ahlinya langsung, soalnya klo mengira-ngira hasilnya mungkin tidak puas dan tidak dapat dipertanggungjawabkan keakauratannya.

  3. arum · September 11, 2009

    beberapa bulan yang lalu aku juga ikut seminar ttg grafologi tapi ga mudenk mgk mank kita harus mpelajari bener2 baru bisa. barangkali seminar yang kita hadiri sama hanya wktnya berbeda. btw aku pgn bener2 bisa tp semenjak selesai seminar itu aku sibuk jadi blum mpelajari lagi,bgmana dgn anda apakah anda sudah mahir dgn grafologinya?bgmana agar saya benar2 bisa menjadi mahir?ditunggu jawabannya.makasih

  4. chafid reza f · Mei 6, 2010

    gw boleh minta ajarin dikit aja gak tentang cara baca lmu grafologi itu?
    gw penasaran banget soalnya…

  5. Ismail Agung · Mei 8, 2010

    untuk Arum dan Chafid reza.

    maaf saya tidak terlalu mahir untuk mengajarkan. tapi jika kalian berdua ingin tahu lebih bisa tuh dicoba untuk mengirim email ke Firdous yang tercantum di komentar sebelumnya.

    siapa tahu dia bisa berbagi.

    terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s