Gulali Masa Kini

16 November 2011

Hampir sebagian besar saya lupa akan memori masa kecil. Entah kenapa ini bisa terjadi. Seakan kejadian-kejadian semasa kecil dulu hilang begitu saja. Bahkan nama-nama teman sekelas sewaktu SD dulu juga saya tidak ingat, kecuali satu nama. Itu juga karena kebetulan waktu kuliah bertemu lagi dan saya tidak melupakan titik hitam di atas bibirnya. Hehehe..

Tulisan ini bukan tentang si gadis titik hitam di atas bibir. Ini tentang merenda memori yang hilang. Beberapa hari yang lalu saya mengunjungi pasar kaget Lapangan Sempur Bogor. Seperti semua orang tahu, pasar kaget pasti penuh pedagang. Di antara para pedagang-pedagang yang tumplek tumpah ruah saya melihat salah satu pedagang yang bisa saya katakan sudah tidak usum (musim) lagi. Siapa pedagang itu?

Inilah dia.

Ismail Agung 359 Ismail Agung 352

Mamang Gulali.

Waktu SD dulu, jajanan gulali terbilang jajanan menarik. Yang bikin menarik tentu saja warnanya yang ngejreng serta bentuk-bentuknya yang unik. Ditambah lagi dulu itu suka ada cetakan khusus dengan bentuk binatang-binatang yang lucu. Jadi bisa pilih mau bentuk yang seperti apa.

Sekarang, sepengamatan saya sih bentuknya biasa-biasa saja. Namun secara teknik pewarnaan, lebih menarik loh. Dulu cuman warna merah doang, klo sekarang udah ada warna hijaunya. Dan ga terlalu ngejreng, lebih soft…

Mengenai bentuk, saya jadi teringat sama satu bentuk yang jadi pilihan saya dan teman-teman dulu. Burung. Ga keren-keren amat sih bentuknya, tapi entah apa yang dilakukan si Mamang Gulali sehingga membuat si burung tersebut layaknya seekor burung yang pandai “berkicau”.

Masih ada ga ya si Burung Gulali Berkicau?

Ismail Agung 401 Ismail Agung 402
Ismail Agung 403 Ismail Agung 404

4 Responses to “Gulali Masa Kini”

  1. Asop Says:

    Gulali bikin tenggorokan saya gatel. :(

  2. mata Says:

    saya jadi kangennnn….
    jajanan waktu saya kecil dulu itu…

  3. Chandra B. Says:

    kalo dulu bisa minta abangnya dibentuk macem2. udah gitu kalo ada temen yang minta saya kasih aja lagi, alias ngasi jilat dan ngemut. >.< hadeuh kalo inget itu mah geli… hihihi. :D


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 45 pengikut lainnya.